Ini Alasan Mak-Mak Di Aceh Pilih Jokowi

Foto: Muhajir Juli

ACEHTREND.COM, Banda Aceh- Ruang pertemuan Sekber Pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin, di bilangan Pango, Banda Aceh, Kamis (21/2/2019) riuh rendah oleh suara ibu-ibu yang datang dari berbagai daerah. Mereka sepakat memberikan dukungan untuk paslon nomor urut 01.

“Kalau datang ke sini untuk sekedar cari uang. Maka Sekber tidak punya uang untuk dibagikan kepada ibu-ibu sekalian. Tapi kalau ingin ikut serta membantu perjuangan memenangkan Pak Jokowi-Ma’ruf Amin, agar bisa menjadi presiden, maka ibu-ibu sudah datang ke tempat yang tepat,” kata Teungku Kamaruddin Abubakar alias Abu Razak, Ketua Sekber Aceh.

Mendengar apa yang disampaikan oleh Abu razak, secara serempak seratusan kaum ibu itu mengatakan bahwa tujuan mereka ingin membantu perjuangan memenangkan Jokowi-Ma’ruf Amin. Bukan untuk cari uang.

Lalu, bagaimanakah pendapat mak-mak Aceh itu terhadap Jokowi-Ma’ruf Amin? Berikut pendapat mereka, yang aceHTrend wawancarai secara acak.

Dahliana (45). Alamat: Jalan Teungku Daoed Bereueh, Nomor 122, Beurawe, Banda Aceh.

Saya melihat Pak Jokowi sebagai sosok sederhana. Memiliki rekam jejak yang jelas serta dari keturunan yang baik. Hal itu kemudian tercerminkan dalam kehidupan beliau sehari-hari. Memiliki keluarga yang tidak ambisius, tidak aji mumpung.

Apalagi, selama Pak Jokowi menjadi Presiden Indonesia, Aceh mendapatkan perhatian yang sangat istimewa. Aceh yang dulunya tertinggal, kini mendapatkan mega proyek.

Memang, semua proyek itu akan tidak segera terlihat dampaknya. tapi sebagai ibu yang memiliki anak, saya tidak boleh egois. Semua pembangunan seperti waduk, jalan, jembatan, yang dibangun oleh pak Jokowi di Aceh, adalah infastruktur yang berguna untuk menyongsong Aceh masa depan yang maju.

Pak Jokowi bukan PKI. Pak Jokowi Islamnya jelas. Dari keturunan Islam. Juga melaksanakan kewajiban sebagai muslim yaitu shalat, puasa, zakat, haji dan sebagainya. Dengan mudah kita bisa menemukan ia beribadah seperti Jumat dan lainnya.

Pak Jokowi juga berhasil mendidik putra-putrinya untuk mandiri. Anak-anak Pak Jokowi tidak menjadi lintah bagi jabatan ayah mereka. Mereka mandiri dengan usaha sendiri-sendiri, tanpa minta diberi akses untuk menguasai SDA Indonesia.

ia pun penyabar. Dicaci maki, tapi tetap tidak reaktif. Tidak lebay. dan Tidak provokatif. Padahal bertebaran orang yang menfitnah dia.

Apalagi kali ini pendamping pak Jokowi adalah Profesor Kyai H. ma’ruf Amin. Seorang ulama kharismatik di Pulau Jawa. Ulama yang bukan hanya memimpin pesantren, tapi juga menjadi pemikir bagi bangsa Indonesia. Kyai Ma’ruf Amin adalah ulama yang benar-benar ulama. Teduh, tidak provokatif, tidak mencaci maki. Menghormati orang lain. Tidak seperti mereka yang mengaku ulama, tapi setiap hari dari mulutnya keluar umpatan dan caci maki.

Bagi saya, masa depan Indonesia untuk lima tahun mendatang, sangat cocok dijalankan oleh pasangan 01.

Satu lagi, gempa Pijay, Presiden Jokowi segera turun. Sekarang salah satu yang monumental di sana adalah Mesjid At-Taqarub, Trienggadeng, Pidie Jaya.

Hj. Fitriani Abdullah (57) Langsa Baro, Kota Langsa

Saya senang dengan beliau. Seorang presiden yang membumi. Dekat dengan rakyat serta mencintai rakyatnya. Sebagai presiden, baru beliau yang turun ke semua wilayah di Indonenesia dalam rangka menjenguk rakyatnya. Ke Aceh saja, sudah beberapa kali beliau datang.

Bagi rakyat kecil seperti saya, hal yang paling saya rasakan adalah Dana Desa. Karena itu turun langsung ke kampung saya. Juga banyak hal lain yang tentunya semua orang Aceh sudah tahu.

Rakyat yang cerdas tentu pilih pak Jokowi. Pak Jokowi tidak rasis, menghormati orang lain. Serta beliau juga bermanfaat bagi seluruh rakyat.

Hj. Siti Rusiah (62) Gampong Pante Ceureumen, Babahrot, Aceh Barat Daya

Apalagi yang harus saya sampaikan? Kita semua sudah melihat hasil kerja nyata Pak Jokowi untuk Aceh. Apakah ada presiden sebelumnya yang seperti beliau?

Pak Jokowi islami, bukan kafir, bukan komunis, bukan kacung penjajah. Buktinya ulama besar seperti Kyai Ma’ruf Amin, bersedia menjadi pendamping beliau. Itu bukti sahih bila Pak Jokowi bukan seperti yang dicitrakan oleh orang-orang jahat itu.

Saya akan bekerja maksimal untuk Pak Jokowi dan Kyai Ma’ruf Amin.

Suhartini Bustami (49) Banda Aceh

Pertama tentu soal kharisma. Pak Jokowi sederhana, tidak sombong, gesture tubuhnya menunjukkan ia sosok yang peduli. Ia sosok yang enggan meributkan hal-hal kecil. Indonesia menang banyak semenjak beliau jadi Presiden.

Dana Desa, PKH, beasiswa yang semakin banyak, BPJS, rumah dhuafa, serta berbagai program pro rakyat, adalah bukti bila Pak Jokowi bekerja untuk rakyat.

Selama Pak Jokowi, Indonesia semakin menunjukkan jalan menuju kemandirian bangsa. Khusus Aceh, Pak Jokowi sedang serius membangun Aceh yang sudah sangat lama tertinggal dalam hal infrastruktur besar.