Caleg Ini Ajak Masyarakat Tolak Politik Uang

ACEHTREND.COM, Lhoksukon – Calon legislatif dari Partai Nasional Demokrat (NasDem), Zuhera, mengajak masyarakat mewaspadai gerakan politik uang atau money politic menjelang pemilihan pilpres dan pileg pada 17 April 2019 mendatang.

Zuhera menyebutkan politik uang sangat melukai harkat martabat dan harga diri masyarakat serta merusak pesta demokrasi.

Menurut Zuhera, politik uang dalam pemilihan legislatif memiliki dampak sangat negatif yang merusak pesta demokrasi. Mengingat di pemilu serentak ini masyarakat akan memilih presiden, DPD, DPR RI, DPRA, dan DPRK sekaligus.

Praktik politik uang menurutnya sangat merugikan masyarakat dan bila caleg tersebut terpilih, ia tidak akan bertanggung jawab terhadap aspirasi konstituennya. Padahal pemilu itu sendiri sangat menentukan masa depan masyarakat dan daerah. Tak sebanding dengan “harga” yang diberikan

“Istilahnya politik sudah dibeli, tentunya para caleg terpilih nanti akan berpikir untuk mengembalikan uang yang telah mereka keluarkan dari pada menyuarakan aspirasi masayarakat,” kata Sekretaris Partai Nasdem Aceh Utara itu, Kamis (28/2/2019).

Ia mengingatkan masyarakat bila ada caleg yang memberikan uang dan meminta memilihnya, diimbau agar tidak menerima uang tersebut dan bisa dilaporkan ke panitia penyelenggara.

“Suara kita menentukan nasib daerah lima tahun ke depan,” ujarnya.[]

Editor : Ihan Nurdin