Jadi Lembaga Pemantau Pemilu, JPPR Aceh Melapor Panwaslu

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Pusat telah mendaftarkan diri sebagai lembaga pemantau pemilu 2019 ke Badan Pengawas Pemilu RI dengan sertifikasi Nomor 001/Bawaslu/VII/2018 tanggal 09 Juli 2018.

Menindaklanjuti hal tersebut, JPPR Aceh juga melaporkan diri ke Bawaslu Aceh untuk proses registrasi, Jumat (1/3/2019).

Koordinator JPPR Hamdani Abdullah berharap, dengan terdaftarnya JPPR sebagai lembaga pemantau resmi pemilu 2019 di Aceh, hak masyarakat sipil sebagai pemantau bisa benar-benar diterapkan dan dilindungi dalam banyak hal.

“Termasuk bagaimana kita bisa dapat banyak data dan bekerja sama dengan penyelenggara dalam meningkatkan kualitas pemilu,” ungkapnya.

Hamdani juga berharap partisipasi publik dalam memantau dan melakukan edukasi agar pemilu bisa ditingkatkan. Apalagi kata dia, saat ini penyelenggara pemilu memasang target tinggi dalam partisipasi pemilih, yakni 77,5 persen.

Berdasarkan pemetaan lapangan yang dimiliki JPPR, pihaknya menilai partisipasi masyarakat dalam memantau pemilu amat penting. Alasannya, jumlah anggota penyelenggara pemilu di daerah jauh lebih sedikit ketimbang pesertanya.

“Tanpa kesadaran dan partisipasi publik, secara otomatis penyelenggara kemungkinan akan kedodoran dalam pelaksanaan ini,” tuturnya.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK