Wow! Asyiknya Berenang di Air Terjun Tingkat 7 Tapaktuan

Kolam di tingkat dua air terjun tujuh tingkat Aceh Selatan. @aceHTrend/Yelli Sustarina

ACEHTREND.COM, Tapaktuan – Gemericik air sudah mulai terdengar ketika memasuki kawasan wisata Air Terjun Tingkat 7 yang berada di Gampong Batu Itam, Tapaktuan, Aceh Selatan. Pepohonan hijau nan rimbun menutupi pemandangan air terjun dari kejauhan. Di ketinggian sekitar 900 MDPL inilah Air Terjun Tingkat 7 berada dan menjadi salah satu objek wisata terkenal di Aceh Selatan.

Tidak perlu khawatir untuk menuju ke tempat ini, meskipun berada di pegunungan, lokasi Air Terjun Tingkat 7 bisa diakses menggunakan kendaraan baik sepeda motor maupun mobil. Namun, hanya mobil kecil saja yang bisa melewati jalan kecil dengan medan terjal dan menanjak. Perlu berhati-hati saat mendaki jalan tersebut, apalagi saat musim hujan yang membuat jalanan menjadi licin. Begitulah kondisinya saat AceHTrend mendatangi lokasi wisata ini pada Sabtu (23/2/2019).

Sesampainya ke lokasi tersebut, kita harus menuruni beberapa tapak anak tangga untuk sampai ke tingkat satu. Di sana terdapat air terjun dengan ketinggian beberapa meter yang di bawahnya terdapat lubuk kecil dan biasa digunakan sebagai tempat pemandiaan. Untuk mengakses tingkat berikutnya, terdapat jembatan kecil yang terbuat dari kayu dan tangga yang memudahkan pengunjung melewatinya.

Bila kamu sanggup menaiki anak tangga tersebut, kamu bisa mengakses setiap tingkat dengan berjalan melalui satu persatu anak tangga hingga ke tingkat paling atas, yaitu tingkat 7. Jalannya tidak selalu lurus karena tangga yang dibuat mengikuti kontur gunung dari setiap tingkatan air terjun. Pada setiap tingkat terdapat air terjun yang membuatmu terpukau dengan keindahannya. Beberapa pengunjung terlihat berenang di bawah pancuran air terjun yang berbentuk kolam kecil.

Dari atas sini, kamu juga bisa melihat lautan lepas karena posisi daerah ini berhadapan langsung dengan Samudera Hindia. Sesekali terdengar suara burung, siamang, dan binatang lainnya bercampur dengan suara air dan embusan angin. Gelak tawa pengunjung dan cengkerama mereka melengkapi suasana ramai tempat wisata ini.

Pengunjung yang biasanya kemari datang berkelompok seperti keluarga dan anak-anak komunitas dengan membawa bekal sendiri dari rumah. Tidak ada warung atau pun tempat jajanan di sekitar pemandian ini. Makanya, bila hendak kemari haruslah membawa bekal atau membelinya di warung yang berada di gerbang pintu masuk tempat ini. Masing-masing pengunjung mempunyai persediaan makanan sendiri untuk disantap setelah lelah mandi.

Namun yang disayangkan, kurangnya kesadaran pengunjung untuk mengelola sampah bekas makanannya, membuat lokasi tempat wisata ini terlihat kotor. Meskipun terdapat tempat sampah yang disediakan, tapi sampah-sampah tersebut bertaburan di sekeliling tempat sampah. Bahkan, ada sampah-sampah plastik seperti botol minuman yang dihanyutkan ke sungai.

Di balik keindahan Air Terjun Tingkat 7 yang dibentuk dari proses alam, terdapat tangan-tangan jahil yang mengotori dan mencemarinya dengan sampah plastik. Sungguh disayangkan bila hal ini terus terjadi, tempat ini akan beralih fungsi menjadi tempat pembuangan sampah. Jadi, bila kamu berniat datang kemari dan membawa makanan dari luar, sampahnya jangan lupa dibawa pulang kembali supaya keindahan Air Terjun Tingkat 7 ini tetap lestari.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK