Kemenristek Tetapkan ARC Unsyiah sebagai Pusat Unggulan Iptek Nasional untuk Nilam

Rektor Unsyiah Prof. Samsul Rizal (kemeja putih) dan Kepala Atsiri Research Center Unsyiah Syaifullah Muhammad @ist

ACEHTREND.COM, Jakarta – Atsiri Research Center Unsyiah ditetapkan sebagai Pusat Unggulan Iptek Nasional untuk Nilam oleh Direktorat Kelembagaan Kemenristek Dikti dalam kegiatan yang berlangsung di Hotel Mercure Jakarta, Minggu-Senin, 3-4 Maret 2019. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Rektor Unsyiah Prof. Samsul Rizal dan Kepala Atsiri Research Center Unsyiah Syaifullah Muhammad.

Kepala Atsiri Research Center Unsyiah Syaifullah Muhammad mengatakan, penetapan tersebut berdasarkan sepak terjang ARC Unsyiah yang sudah tiga tahun melakukan berbagai kajian dan program untuk membantu industri nilam Aceh. Nilam merupakan komoditas lokal yang bernilai ekonomis besar. Indonesia merupakan pemasok 90 persen kebutuhan minyak nilam dunia.

“Dan SDM yang ada di ARC memiliki kompetensi yang baik dan lain-lain. Semua ini kita tuangkan dalam competitive proposal secara nasional. Selanjutnya dievaluasi oleh juri yang berpengalaman, kita presentasikan secara oral, hingga akhirnya kita dipilih sebagai salah satu Pusat Unggulan Iptek (center of excellent nilam),” ujar Syaifullah Muhammad kepada aceHTrend, Senin (4/3/2019).

Baca: Unsyiah Serius Kembangkan Inovasi Atsiri Nilam Aceh

Syaifullah mengatakan, ada banyak kampus yang melakukan riset nilam di Indonesia, tetapi yang terintegrasi dari hulu ke hilir dalam sebuah pusat riset dengan pendekatan Quadrople Helix, yaitu kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, dan komunitas hanya Unsyiah yang melakukannya secara komprehensif.

“ARC-PUI Nilam Aceh menjadi pusat pengembangan iptek terkait nilam secara nasional dan internasional. Bisa mendukung petani dan pelaku industri nilam di Aceh, menjadi income generatif bagi Unsyiah dan masyarakat melalui pengembangan produk berbasis minyak nilam. Kita berharap kesejahteraan masyarakat khususnya di Aceh menjadi lebih baik,” ujarnya.

Dengan adanya penetapan tersebut, semakin menggenjot semangatn tim ARC Unsyiah dalam mengembangkan atsiri nilam di Aceh. Apalagi, dengan ditetapkannya sebagai pusat unggulan tersebut, Unsyiah akan mendapat dukungan dana insentif pengembangan kelembagaan PUI Nilam selama tiga tahun oleh Kemenristek Dikti.[]

KOMENTAR FACEBOOK