Ulama Aceh Bersilaturahmi dengan Presiden Jokowi di Istana

ACEHTREND.COM, Jakarta – Sejumlah tokoh alim ulama dan petinggi Partai Aceh kembali bersilaturrahmi dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Selasa (5/3/2019).

Informasi yang diperoleh aceHTrend, pertemuan yang difasilitasi Ketua Umum NasDem, Surya Paloh, itu dalam rangka membahas berbagai persoalan terhadap kemajuan bangsa. Sekretaris Jenderal (Sekjend) Partai Aceh, Kamaruddin Abubakar alias Abu Razak yang turut serta mengatakan, pertemuan dengan alim ulama Aceh tersebut dalam rangka kembali mempererat tali silaturrahmi antara Presiden Jokowi bersama ulama Aceh.

Adapun ulama Aceh yang hadir di antaranya, Waled Nurzahri, Tgk Usman Teuga, Tgk Muhammad (putra Abu Tumin Blang Bladeh), Tgk. H. Bayhaqi alias Tgk Boy, dan sejumlah ulama Aceh lainnya. Kemudian turut hadir Sekjend Partai Aceh, Abu Razak, Ketua NasDem Aceh, Zaini Jalil, Tgk Muharuddin, Tgk Anwar, Jufri Hasanuddin, dan Effendi.

“Pertemuan yang difasilitasi Pak Surya Paloh untuk kembali merajut tali silaturrahim antara Presiden Jokowi dengan ulama Aceh. Ini sebagai bentuk komitmen Presiden Jokowi untuk tetap berada dengan para ulama Aceh,” ujar Sekjend Partai Aceh, Abu Razak kepada aceHTrend via telepon seluler.

Abu Razak mengatakan, pertemuan yang berlangsung selama dua jam lebih itu banyak membicarakan berbagai hal menyangkut berbagai program dan kebijakannya dalam membangun Indonesia. Pertemuan yang berlangsung hangat itu, kata Abu Razak, para alim ulama diberikan kesempatan langsung untuk bertanya dan mendengar langsung peran dan kinerja telah dilakukan di era pemerintahan Jokowi-JK. Selain itu, mantan walikota Solo dan Gubernur DKI Jakarta ini juga memberikan klarifikasi isu-isu hoaks yang menimpa dirinya.

Pada kesempatan itu, tambah Abu Razak, presiden Jokowi juga memaparkan kisah perjalanan karirnya. Mulai dari masa mudanya yang pernah dihabiskan di Aceh,  yaitu kota Lhokseumawe dan Bener Meriah. Menurutnya, Presiden Jokowi yang notabenenya berasal dari keluarga sederhana hingga dipercayakan memimpin Kota Solo, DKI Jakarta, hingga Republik Indonesia.

“Selama jamuan itu, para abu-abu kita dapat mendengar langsung prestasi nyata era pemerintahan Jokowi-JK. Beliau juga menceritakan berbagai fitnah yang dilontarkan oknum-oknum tak bertanggung jawab, tapi alhamdulillah berkat dukungan moril dan spiritual alim ulama Pak Jokowi bisa bersabar dan mau merangkul siapa pun demi membangun bangsa. Bahkan di era pemerintahan Pak Jokowi-JK lah yang pertama mencetus lahirnya Hari Santri Nasional,” ujar Abu Razak.[]

Editor : Ihan Nurdin