Wujudkan Harmonisasi Politik, Ketua Golkar & PA Bireuen Duduk Bersama

ACEHTREND.COM,Bireuen- Dalam rangka mewujudkan harmonisasi politik di Bireuen, Ketua Harian Partai Golkar Kabupaten Bireuen H. Mukhlis, A.Md.,beranjangsana ke kediaman Ketua Partai Aceh (PA) Bireuen Teungku Darwis Jeunib. Pertemuan itu berlangsung di kediaman eks kombatan itu di Gampong Janggot Seungko, Jeunib, Bireuen, Kamis (7/3/2019).

Dalam silaturahmi penuh keakraban itu, H. Mukhlis menyampaikan Partai Golkar sangat menjunjung tinggi sportivitas dan tidak mengganggu kontestan lainnya. Ia berkomitmen bahwa partai berlambang beringin itu akan tampil sebagai kontestan pemilu dengan cara-cara profesional.

Untuk itu dia berharap, perlu adanya harmonisasi antar partai politik, khususnya Golkar dan PA dalam rangka menyukseskan pemilu 2019, serta untuk mewujudkan kemajuan ekonomi rakyat Bireuen.

Musyawarah antar pimpinan partai politik, menurut Mukhlis merupakan media untuk saling berkomunikasi yang keberadaannya tidak boleh dianggap sepele. Apalagi antara dirinya dengan Darwis Jeunib selaku Ketua PA Bireuen.

“Hubungan kita bukan sekedar hubungan antar pimpinan partai politik. Tapi jauh sebelumnya kita adalah kawan yang telah lama saling membantu,” kata Mukhlis yang disambut anggukan kepala Darwis Jeunib.

Mukhlis percaya bahwa selaku eks kombatan dan pelaku politik yang sudah banyak makan asam garam, Darwis tidak mungkin akan tergiring oleh upaya pemggiringan sejumlah pihak yang ingin membenturkan antara partai nasional dan parlok, khususnya Golkar dan Partai Aceh.

Menimpali apa yang disampaikan oleh Mukhlis, Teungku Darwis Jeunib mengatakan Partai Aceh sudah sangat dewasa dalam berpolitik. Bagi dirinya, pemilu adalah soal kontestasi politik yang harus diisi dengan kerja-kerja politik yang bermartabat.

Darwis juga mengaku ia agak terganggu dengan aksi sejumlah orang yang merusak baliho-baliho kandidat di seluruh Bireuen. Menurutnya merusak baliho kandidat adalah perbuatan tidak terpuji dan bukti kerdilnya jiwa peserta kontestasi.

Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Batee Iliek itu pun mengatakan tidak ada konsep dalam tubuh PA untuk menganggap peserta pemilu di luar PA sebagai musuh.

“Partai Aceh menghargai perbedaan. Kami akan menghindari benturan dan tidak akan melakukan perbuatan yang merusak demokrasi,” kata Darwis.

Darwis menyambut baik anjangsana yang dilakukan oleh Mukhlis. Dia berharap komunikasi dua arah seperti ini terus dilakukan, agar bila terdapat komunikasi yang saklek, bisa segera ditemukan jalan keluar.

“Silaturahmi seperti ini sangat bagus. Kita bisa bicara dari hati ke hati. Saya dan PA tentu menginginkan pemilu yang damai serta sportif. Tidak ada yang memprovokasi satu sama lain. Karena tujuan kita sama, ingin membangun Bireuen,” imbuh Teungku Darwis.

KOMENTAR FACEBOOK