Kajati Sumatera Barat: Kenali Hukum dan Jauhi Hukuman

ACEHTREND.COM, Padangpanjang–“Mahasiswa diharapkan tahu hukum agar  tidak  melanggar hukum.  Kenali hukum dan jauhi hukuman.”

Pernyataan itu disampaikan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumatera Barat, Priyanto SH MH, saat  berceramah umum di depan mahasiswa dan civitas akademika Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang, Selasa (12/3/2019) di Gedung Hoeridjah Adam, kampus setempat.

Dari  pers rilis yang diterima AceHTrend, Rektor III ISI Firdaus menjelaskan, kuliah umum ini bertujuan  memberikan pengetahuan dan pemahaman  hukum kepada mahasiswa dan sivitas akademika.

“Dari kuliah umum ini diharapkan mahasiswa dan sivitas akademika bisa mengenali dan mengetahui seluk-beluk  hukum secara praktis,” ungkap Firdaus  yang juga penanggung jawab kegiatan.

Sementara itu, Rektor ISI Padangpanjang, Novesar Jamarun dalam sambutannya mengatakan, kehadiran Kajati,  diharapkan dapat memberikan gambaran baru tentang ketaatan, dan pengetahuan hukum kepada mahasiswa.

“Apalagi sebentar lagi di kampus ISI Padangpanjang akan ada mata kuliah anti korupsi. Inilah yang mendasari Kajati Sumatera Barat kita undang untuk memberikan kuliah umum,” tutur Novesar Jamarun.

Berkaitan dengan itu, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat Priyanto menjelaskan, mahasiswa harus selalu mendekatkan diri dengan Kejaksaan terutama hukum.

Banyak tantangan bagi mahasiswa dan pejabat daerah, serta pejabat di kampus-kampus, mengenai tindakan hukum ini.

“Jadi, negara harus hadir dalam penegakan hukum. Pencegahan terhadap korupsi harus dilakukan sedini mungkin sehingga supremasi hukum dan pembangunan di negeri ini bisa berjalan dengan baik,” paparnya.

Priyanto menambahkan, mahasiswa haruslah cerdas dan terus melakukan inovasi-inovasi. Namun, jangan sekali-kali menyebarkan informasi yang belum diketahui kepastiannya.

Hindarilah perbuatan-perbuatan yang menyimpang terhadap hukum, seperti tindak pidana, narkoba, dan korupsi.

“Mahasiswa diharapkan tahu hukum agar  tidak  melanggar hukum.  Kenali hukum dan jauhi hukuman,” pungkas Priyanto.[]

KOMENTAR FACEBOOK