5 Ha Ladang Ganja di Cot Sibate Aceh Besar Dimusnahkan

Pemusnahan ladang ganja di Kecamatan Montasi, Aceh Besar, Kamis (14/3/2019)@aceHTrend/Taufan Mustafa

ACEHTREND.COM, Jantho – Bupati Aceh Besar Mawardi Ali bersama Forkopimda plus ikut dalam pemusnahan ganja di ladang seluas 5 ha di dua lokasi seluas 10 ha yang ditemukan di kawasan hutan Desa Cot Sibate, Kecamatan Montasik, Aceh Besar, Kamis (14/3/2019).

Mawardi Ali di lokasi mengatakan, dengan penemuan ini, pihaknya berterima kasih kepada pihak Polres Aceh Besar yang telah bekerja keras untuk menemukan ladang ganja tersebut.

“Artinya Polres Aceh Besar telah menyelamatkan banyak orang dengan penemuan ini. Saya menyarankan kapada masyarakat, khususnya masyarakat saya di Aceh Besar, sesulit apa pun kehidupan yang kita hadapi, jangan pernah ambil jalan pintas untuk menanam ganja seperti ini,” katanya kepada wartawan.

Ia menambahkan, menanam ganja di samping dilarang secara hukum, juga dilarang oleh agama, karena ini akan membuat banyak kemudaratan bagi orang lain.

“Tempuhlah alternatif lain yang sangat banyak, untuk mencari rezeki yang halal dan diridhi oleh Allah Swt. Kita juga sudah banyak melakukan program untuk tanaman alternatif seperti di Lamteba, Montasik, Pulo Aceh, kita terus membantu untuk menanam apa saja agar tidak menanam ganja seperti ini, tapi tanaman alternatif akan di bantu oleh pemerintah,” jelasnya.

Ia mengatakan, bila di lokasi ini ditanami jagung, hasilnya pasti luar biasa. Bila di lokasi itu mau ditanami jagung, pemerintah pasti akan membuat infrastruktur.

“Jika masyarakat di sini mau tanam jagung, kita buat infrastrukturnya, kalau menanam sesuatu yang halal itu bisa kerja sama dengan pemerintah, tapi kalau yang dilarang seperti ini, capek kerja seperti ini, hasilnya tidak ada, kita juga rugi, belum lagi dengan dosa yang kita hadapi,” katanya.

Ia menyarankan supaya masyarakat meninggalkan perilaku yang melawan hukum, karena hal ini, selain bertentangan dengan negara juga bertentangan dengan agama.

“Saran saya mari ditinggalkan pekerjaan yang tidak bermanfaat seperti ini, yang berakibat mudarat bagi orang lain, dan dilarang oleh negara dan agama, maka mari kita tinggalkan, dan cari pekerjaan yang lebih baik di masa yang akan datang,” kata Mawardi.

Sejumlah unsur Forkopimda juga hadir dalam pemusnahan ladan ganja yang ditemukan pihak Polresta Aceh Besar, turut ikut serta Dandim Aceh Besar Letkol Inf Hasandi Lubis, Danlanud Sultan Iskandar Muda Kolonel Pnb Hendro Arief H, serta pihak kejaksaan.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK