Kapolres Abdya Ajak IMM Perangi Hoaks

@aceHTrend/Masrian Mizani

ACEHTREND.COM, Blangpidie – Kapolres Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Moh Basori, S.I.K, mengajak kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Abdya untuk memerangi hoaks demi menciptakan suasana kondusif menyambut pemilu 2019.

Pemilu kali ini kata Basori, situasinya berbeda dengan pemilu sebelumnya karena dilakukan pemilihan serentak antara pemilihan presiden dengan DPR RI, DPD, DPRA, dan DPRK.

“Harapan kita dengan pemilu serentak ini potensi konflik bisa diminimalisir, beban biaya bisa seefesien mungkin. Namun pemilu saat ini berbeda dengan pemilu dulu, kalau dulu mungkin sentimen agama kurang, hoaks juga kurang. Saat ini, sentimen agama ini yang sangat luar biasa. Maka saya harpakan kader-kader IMM ini menjadi pemilih-pemilih yang cerdas dalam pemilu serentak 2019 ini,” ujarnya saat menerima kunjungan perwakilan kader IMM Abdya di Mapolres, Jumat (15/3/2019).

Basori menyebutkan, selaku mahasiswa tentunya sudah bisa membedakan antara yang bagus atau tidak. Sehingga dalam menerima sebuah informasi bisa mencerna nilai-nilai kebenaran dari informasi tersebut, agar informasi yang didapatkan dan disebarluaskan bukanlah informasi yang bersifat hoaks.

“Kalau yang namanya hoaks saat ini hasil identifikasi, yang pertama tentunya selalu mengambinghitamkan salah satu pasangan, kemudian adanya sentimen untuk menggugah emosi, terutama emosi umat muslim, sekarang kan emosi orang muslim yang selalu dikorek-korek dengan berbagai dalih dan cara. Tentunya dalam hal ini kader IMM harus mempunyai wawasan yang luas, filter yang bagus dan ikut andil dalam memerangi hoaks yang beredar selama ini,” ujarnya.

Kapolres menyarankan, menjadi pemilih dalam kontestasi pesta rakyat ini hendaknya berlandaskan kecerdasan dalam melihat berbagai macam situasi, jangan memilih karena didasari oleh emosional dan juga masyarakat jangan pernah golput dalam pesta demokrasi ini.

“Gunakan hak suara saudara dengan baik, jangan sampai kita menggadaikan lima tahun ke depan dengan orang-orang yang tidak bagus, tentunya pilihlah pemimpin Indonesia yang mampu mengayomi keanekaragaman negara kita Republik Indonesia,” sebutnya.

Kapolres menyebutkan, negara Indonesia yang penuh dengan keanekaragaman ini dibangun dengan komitmen bersama, bukan dengan fitnah. Kalau negara ini dibangun dengan hoaks dan fitnah, maka kerusakan akan terjadi di negara ini.

“Kita jangan suka dibentur-benturkan, maka mari sama-sama kita lawan hoaks agar pemilu 2019 ini berjalan dengan aman, tertib dan damai,” pesan Basori.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK