Polisi Buru Pemilik Ladang Ganja di Cot Sibate Aceh Besar

@aceHTrend/Taufan Mustafa

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Polres Aceh Besar bersama Forkopimda memusnahkan 5 ha ladang ganja di kawasan hutan Cot Sibate, Kecamatan Montasik, Aceh Besar, Kamis (14/3/2019).

Kapolres Aceh Besar, AKBP Ayi Satria Yuddha, mengatakan, penemuan ladang tersebut berkat informasi dari masyarakat. Total luas lahan 10 ha dengan jumlah pohon lebih kurang 60 ribu batang berusia tiga bulan.

“Kita sudah persiapkan kegiatan ini selama dua minggu, untuk memantau sampai dengan menemukan, kami berharap besar dapat menemukan pelaku yang menanam ganja ini,” kata Kapolres Ayi Satria kepada wartawan di lokasi.

Pihaknya mengklaim sudah cukup lama menunggu dan mengawasi pelaku. Namun pelaku belum pernah menampakkan dirinya karena sadar dengan risikonya.

“Pelaku juga punya mata-mata yang mengawasi petugas kita. Jadi saling mengintai. Itu menjadi salah satu kelihaian pelaku untuk menghindari petugas, kita tetap berupaya untuk terus menangap pelaku, kita juga terus telusuri, dan insyallah akan kita temukan,” katanya.

Untuk lokasi yang ditemukan ini, Kapolres tidak bisa memastikan berapa sering pelaku menanam ganja di lokasi tersebut, lantaran kalau setiap titik yang sudah ditemukan pihak aparat, pelaku akan bergeser ke tempat lain.

“Ketinggian tanaman ini dari 50-150 centimeter, dalam kondisi semua tanaman belum siap panen, penemuan lahan ganja ini tidak hanya di kawawasan Montasik, ada juga beberapa tempat lain. Di luar daripada lokasi ini yang sudah menjadi target kami, dan lokasinya masih rahasia,” kata Kapolres.

Sementara itu, Kasad Narkoba Polres Aceh Besar AKP Raja Aminuddin Harahap, mengatakan, pelaku bisa dikenakan Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Untuk kategori penanam ancaman kurungan sampai 20 tahun ke atas, karena ganja diatur dalam Pasal 111 dan 114.

“Kalau operasi yang menemukan pelaku juga pernah, tapi untuk yang ini belum kita temukan, dan kita masih melakukan lidik terhadap pelakunya, kita berupaya mengumpulkan baket datanya dari orang orang yang kita percaya,” katanya.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK