Bulog Lhokseumawe Serap Gabah 9,8 Ton

ACEHTREND.COM,Lhoksukon- Badan Urusan Logostik (Bulog) Kota Lhokseumawe berhasil menyerap gabah milik petani di Aceh Utara sebanyak 9,8 ton. Penyerapan itu dilakukan bersama Kodim 0103/Aceh Utara.

Ada dua lokasi antaranya Gampong Matang Teungoh Kecamatan Baktiya Barat dan Gampong Tengoh Geulumpang Tujuh, Kecamatan Matangkuli Kabupaten Aceh Utara serapan gabah yang dihasilkan sebanyak 9,8 ton

“Penyerapan itu untuk menyerap secara optimal gabah dihasilkan dari petani, hingga progran swasembada pangan yang telah dicanangkan pemerintah segera terwujud,” Kata Dandim 0103/Aceh Utara Letkol Kav Fadjar Wahyudi Broto melalui Pasiter Kapten Chb Edi Wijaya kepada acehtrend, Kamis (21/3/2019).

Dia menambahkan program serap gabah ini sangat membantu petani agar harga gabah tidak terus anjlok pada masa panen. “kita apresiasi kepada para petani yang sudah mau menjual sebagian gabah hasil panennya kepada Bulog,” ujarnya.

“Kita siap kapan pun untuk membantu petani, baik dari musim tanam hingga musim panen, dengan tujuan program swasembada pangan terwujud. Serta membantu beban para petani,” pungksnya.

Sementara, di Kecamatan Syamtalira Aron, anggota TNI Koramil 05/Syamtalira Bayu membantu petani mencabut benih padi dan menanam padi milik warga Gampong Pulo Blang Mangat, dengan luas lahan berkisar 1,25 hektar.

“Kami hanya membantu agar mencabut dan menanam padi milik warga setempat agar pekerjaaan cepat selesai,” kata Babinsa Koramil 05/Syamatalira Bayu Serda M Sori.

Dia menyarankan agar para petani sebaiknya menanam padi dengan menggunakan pengukur atau sistem jajar legowo, dengan metode tersebut padi lebih mudah ditanam dan perkembangan padi akan lebih baik. Ketika saat pemberian pupuk lebih baik gunakan pupuk organik, agar tidak mengadung bahan kimia.

KOMENTAR FACEBOOK