Gandeng UIN Ar-Raniry, Mabes Polri Gelar Seminar “Pemilu 2019 Aman Tanpa Hoaks”

AKBP Syuhaimi, S.H didampingi Redpel Serambi Indonesia Yarmen Dinamika saat konferensi pers di Banda Seafood, Jumat (22/3/2019). @aceHTrend/Ihan Nurdin

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Mabes Polri menggandeng UIN Ar-Raniry dan Yayasan Jalin Perdamaian akan melaksanakan seminar nasional “Pemilu 2019 Aman, Damai Tanpa Hoaks, Intoleransi, dan Radikalisme” di Ballroom Hotel Kyriad Muraya Banda Aceh, Sabtu (23/3/2019).

AKBP Syuhaimi, S.H dari Mabes Polri dalam konferensi pers yang digelar siang tadi di Banda Aceh mengatakan, melalui seminar ini diharapkan masyarakat bisa terhindar dari penyebaran berita hoaks, baik melalui media sosial atau ucapan sehari-hari. Termasuk intoleransi dan isu-isu terorisme yang memungkinkan terjadi di tahun politik ini.

“Di wilayah Sumatera yang menjadi ‘peta merah’ itu adalah Provinsi Lampung, tetapi peta ini bisa saja berubah bahkan yang baru-baru ini terjadi di Sibolga, Sumatera Utara sama sekali tidak kita duga. Aceh sendiri bukan zona merah,” ujar AKBP Syuhaimi, Jumat (22/3/2019).

Melalui Yayasan Jalin Perdamaian, pihaknya akan terus menyosialisasikan kepada seluruh elemen masyarakat untuk mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan terburuk agar pemilu pada 17 April mendatang berjalan aman dan tertib. Sebelumnya seminar serupa juga sudah dilaksanakan di Jakarta, Sumatera Utara, dan Pekanbaru yang melibatkan elemen sipil atau mahasiswa.

“Kita tidak ingin ada situasi yang buruk agar semua ini berjalan lancar. Dalam hal ini teman-teman media juga perlu meramaikan sehingga hasilnya bisa diketahui oleh masyarakat luas. Semua yang kita lakukan ini demu keutuhan NKRI,” katanya.

AKBP Syuhaimi juga mengatakan, walaupun di Indonesia sudah ada Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) yang berkonsentrasi penuh pada isu-isu radikalisme dan terorisme, tetapi pihaknya dari Mabes Polri juga menaruh perhatian khusus dan menjalin sinergi dengan institusi lain khususnya pada isu-isu terorisme yang menyasar extraordinary crime atau kejahatan-kejahatan luar biasa.

Sementara itu, Wakil Dekan III Fakultas Dakwah UIN Ar-Raniry, Dr. T. Misbah Lembong, dalam kesempatan yang sama mengatakan, menjaga keutuhan bangsa merupakan tugas semua elemen bangsa. Sekecil apa pun upaya yang dilakukan masyarakat tetap akan memberikan dampak bagi keutuhan NKRI.

“Ini merupakan bagian dari kegiatan amar ma’ruf nahi munkar,” ujarnya.

Seminar yang direncanakan berlangsung setengah hari ini akan menghadirkan tiga narasumber, yaitu: Direktur Jalin Perdamaian Yudi Zulfahri; mantan Menpan dan RB Azwar Abubakar; dosen UIN Ar-Raniry Kamaruzzaman Bustamam Ahmad. Selain itu juga menghadirkan keynote speaker, yakni Plt. Gubernur Aceh Nova Iriansyah.[]

KOMENTAR FACEBOOK