Pemkab Abdya Susun RKPK Tahun 2020

@aceHtrend/Masrian Mizani

ACEHTREND.COM, Blangpidie – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menyusun Rencana Kerja Pembangunan Kabupaten (RKPK) Abdya tahun 2020 melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Abdya tahun 2019 di Aula Bappeda Abdya, Kamis (21/3/2019).

Acara ini dibuka oleh Wabup Abdya Muslizar MT. Dihadiri Kapolres Abdya, AKBP Moh Basori SIK, Dandim 0110/Abdya, Arm Iwan Aprianto, perwakilan Bappeda Aceh, Ir. Alamsyah, Ketua Komisi A DPRK Abdya, Nurdianto, perwakilan Kejari Abdya, para kepala SKPK, Kepala PN Abdya, dan lainnya.

Kepala Bappeda Abdya, Liza Marfandi, dalam sambutannya mengatakan, Musrenbang Kabupaten Abdya sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Perencanaan Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.

Selain itu, penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) dan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) setiap tahunnya harus diawali dengan penyusunan Rencana Kerja Pembangunan (RKP) tingkat nasional dan Rencana Kerja Daerah (RKPD) tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

Liza Marfandi menjelaskan, rancangan RKP dan RKPD tersebut juga telah ditetapkan oleh masing-masing jenjang di pemerintahan setelah mendengarkan dan menyerap berbagai aspirasi yang berkembang dalam forum-forum musrembang, baik musrembang tingkat gampong, kecamatan, kabupaten, provinsi, dan musrenbang tingkat nasional.

“Melalui musrembang ini, diharapkan dapat menjaring berbagai aspirasi dan kebutuhan pembangunan dalam upaya penetapan RKPK Abdya tahun 2020 dan juga merupakan acuan dalam penyusunan RAPBK tahun 2020 mendatang,” ungkapnya.

Liza menyebutkan, musrembang memiliki nilai esensial, sehingga diharapkan kepada semua pemangku kepentingan hendaknya dalam proses penyusunan program dan kegiatan berdasarkan pendekatan kinerja, kerangka pengeluaran jangka menengah serta perencanaan dan penganggaran terpadu. Dalam penyusunan program prioritas ini, kata Liza, wajib dan sesuai dengan kondisi nyata daerah dan kebutuhan masyarakat demi terciptanya masyarakat Abdya makmur sejahtera.

Liza mengingatkan, dalam melaksanakan perumusan masalah  pembangunan daerah agar selalu memperhatikan enam poin penting. Pertama, mengutamakan tingkat keterdesakan dan kebutuhan masyarakat, seterusnya disusun secara menyeluruh yang mencakup tantangan, ancaman serta kelemahan yang dihadapi dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah. 

Selanjutnya, diharapkan juga memperhatikan rencana tata ruang kabupaten dalam penyusunan rencana pembangunan daerah, kemudian memiliki dampak yang besar terhadap pencapaian sasaran pembangunan dengan sasaran yang terukur sehingga langsung dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Sementara di poin kelima diharapkan fokus, sinergis, berkelanjutan, dan realistis untuk dilaksanakan, terakhir proporsional berkeadilan serta melibatkan partisipasi masyarakat.

Liza menyampaikan, total usulan musrembang yang terdiri atas 152 gampong yang ada di Kabupaten Abdya sebesar Rp595,5 miliar dengan jumlah 34 program dan 50 kegiatan yang tersebar di 19 SKPK.

“Dengan hasil tersebut, total usulan musrembang kecamatan ini mengalami penurunan dibandingkan dengan total usulan gampong. Hal ini terjadi karena pada saat musrembang kecamatan telah dilakukan seleksi berdasarkan program dan kegiatan prioritas yang mengacu kepada tema pembangunan tahun 2020,” pungkas Liza.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK