Walau Pernah Kalah, Jokowi Tak “Diskreditkan” Aceh

ACEHTREND.COM,Lhoksukon-Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Aceh, Irwansyah mengatakan walau pernah kalah di Aceh, Presiden Jokowi tidak pernah “mendiskreditkan” Aceh. Ia tetap memberikan prioritas pembangunan, karena Aceh masih jauh tertinggal.

Hal ini disampaikan oleh Irwansyah, Sabtu (23/3/2019) pada acara deklarasi Tim kampanye kabupaten ( TKK) Aceh Utara yang dipusatkan di GOR Panglateh, Aceh Utara. Acara itu dihadiri ratusan simpatisan Jokowi, baik dari partai pengusung maupun relawan yang tersebar di seluruh wilayah Aceh Utara.

“Selama Jokowi memimpin Indonesia tidak pernah membedakan pembangunan di Indonesia, terutama di Aceh. Walaupun pada tahun 2014 Jokowi kalah di Aceh. Kita dapat 14 PSN senilai 80 triliun.Program Strategis Nasional terus dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia,” katanya.

Ketua deklarasi Tim Kampanye Kabupaten Aceh Utara, Misbahul Munir mengatakan acara deklarasi dilakuka untuk konsolidasi pemenangan Jokowi-Amin di Aceh.

“Kami juga mengundang seluruh partai pendukung untuk Jokowi-Amin. Untuk melakukan silaturahmi demi pemenangan Jokowi-Amin. Sebagai orang Aceh khususnya di Aceh Utara kita harus tahu bahwa kita selalu ribut pada perebutan pimpinan baik sejak perang dulu maupun sekarang. Kita tidak mau untuk membangun daerah kita. Jadi kita janganlah ribut dalam pemilihan,” katanya.

Ia juga mengatakan selama Jokowi menjadi presiden, Aceh sudah merasakan pembangunan. Seperti Waduk Keureuto dan lain sebagainya.

“Serta KEK Arun di Aceh Utara. Kalau ini selesai akan menampung ribuan tenaga kerja di Aceh,” imbuhnya.

KOMENTAR FACEBOOK