67 Tukik Dilepas ke Pantai Dewantara Krueng Geukuh

@aceHTrend/Mulyadi Pasee

ACEHTREND.COM, Lhokseumawe – Rektor Universitas Malikussaleh (Unimal) Dr. Herman Fithra bersama mahasiswa Program Studi (Prodi) Ilmu Kelautan dan Akuakultur Fakultas Pertanian melepaskan 67 tukik (bayi penyu) ke pantai Krueng Geukuh, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, Senin (25/3/2019).

Herman Fithra mengatakan, pelepasan hewan itu sudah kedua kalinya dilakukan pihak kampus. Melalui Pusat Kelautan (Marine Center), Unimal terus berupaya menangkarkan telur penyu, sehingga keberadaan penyu di kawasan Aceh Utara dapat terus lestari.

“Di Januari 2019, kita sudah melepaskan 25 tukik, sedangkan yang kedua ini kita lepaskan 67 tukik ke laut. Tukik ini berasal dari pantai kawasan Panton Labu, Kecamatan Tanah Jamboe Aye, Aceh Utara,” katanya.

Herman mengimbau kepada warga yang tinggal di pesisir, jika menemukan telur penyu agar jangan dikonsusmi, tapi bisa langsung membawa ke Unimal melalui Marine Center. Bahkan mereka juga akan membayar uang transportasi untuk warga tersebut.

Nantinya juga akan dibawa ke penangkaran penyu di pantai Keude Krueng Geukueh untuk ditangkarkan atau ditetaskan, karena di sana ada petugas.

“Dengan ada imbauan, kesadaran masyarakat tentang kelestarian lingkungan khususnya terhadap tukik penyu terus meningkat,” ujarnya.

Sementara itu, Pasportmar Lanal Lhokseumawe, Kapten Laut (KH), Fahrizal mengungkapkan harus ada kepedulian dari masyarakat untuk menjaga pelestarian satwa di tengah maraknya perburuan telur penyu.

“Hari ini kita lepaskan, 30 tahun yang akan datang dia kembali untuk bertelur. Jika seandainya tidak dilakukan pelestarian satwa, dapat dipastikan ke depan anak cucu kita tidak akan mengenal lagi hewan tersebut,” katanya.

Pihaknya sangat mendukung kegiatan yang dilakukan Unimal. Ke depan mereka akan melakukan kerja sama untuk penetasan telur penyu dan bersinergi dalam bidang pelestarian satwa.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK