Perpustakaan Unsyiah Terima Penghargaan dari Kemenkumham

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Perpustakaan Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) menerima penghargaan dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) RI atas kegiatan pemenuhan hak anak di Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA).

Perpustakaan Unsyiah dianggap sukses melakukan kegiatan literasi informasi bagi anak yang sedang berhadapan hukum di LPK A Banda Aceh. Penghargaan ini diserahkan oleh Dirjen Pemasyarakatan, Dr. Sri Puguh Budi Utami, di Kantor Dirjen Pemasyarakatan di Graha Bhakti Pemasyarakatan, Jakarta Pusat, Senin (25/3).

Kepala Perpustakaan Unsyiah, Dr. Taufiq Abdul Gani, mengatakan, sejak tahun 2017, Perpustakaan Unsyiah telah melakukan kegiatan literasi informasi yang melibatkan para pustakawan, mahasiswa, Duta Baca Unsyiah, dan dosen sebagai mentor. Kegiatan ini bertujuan untuk memotivasi dan meningkatkan kreativitas anak-anak binaan LPKA agar dapat kembali mengejar mimpi setelah masa hukuman selesai. Kegiatan literasi informasi itu mencakup membaca buku, bercerita, menari, hingga menyanyi.

“Kami membawa buku pilihan dan menempatkannya di perpustakaan mini di sana. Para mentor memberikan motivasi bagi mereka agar dapat menjalani kehidupan lebih baik agar menjadi kebanggaan orang tua dan keluarga,” ujar Taufik.

Rektor Unsyiah Prof. Samsul Rizal, mengapresiasi keberhasilan Pustaka Unsyiah meraih penghargaan dari Kemenkumham. Menurutnya ini merupakan kontribusi nyata yang dilakukan Unsyiah dalam pengembangan SDM bagi anak-anak yang sedang berhadapan dengan hukum. Rektor berharap dengan kegiatan ini dapat membuat mereka kembali bekerja atau meneruskan pendidikan dan kehidupan yang lebih layak.

Sementara itu, Kepala LPKA Banda Aceh, Ridha Anshari, mengaku sangat terbantu dengan kegiatan literasi informasi. Menurutnya kegiatan ini telah menumbuhkan semangat baru bagi anak-anak LPKA. Ia berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut. Bahkan, ia mengusulkan agar anak-anak tersebut juga dilatih keterampilannya.

Selain Perpustakaan Unsyiah, penghargaan dari Kemenkumham ini juga diberikan kepada 26 penerima yang terdiri dari instansi pemerintah, yayasan, organisasi, dan komunitas di Indonesia.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK