Waled Nu: Jokowi Bukan Pezina, Bukan Peminum Khamar dan Bukan Pembunuh

Waled Nu (kiri) mengapit tangan Ir. Jokowi, kala memasuki hall Hotel Lidfo Graha, Lhokseumawe, Selasa (26/3/2019). Ulama kharismatik itu sudah menyatakan dukungan politiknya untuk Jokowi. Foto: Kahar Muzakkar/Humas Sekber.

ACEHTREND.COM, Lhokseumawe- Ulama kharismatik Aceh Teungku H. Nuruzzahri Yahya (Waled) Nu, mengatakan bahwa Ir. Joko Widodo sudah memenuhi kriteria sebagai imam yang adil. Atas nilai demikian, calon petahana itu layak dipilih kembali.

Hal ini disampaikan oleh Waled Nu pada acara kampanye: geutanyoe Aceh Pileh Jokowi Ma’ruf, yang digelar di Lido Graha Hotel, Selasa (26/3/2019) dan diikuti oleh ribuan undangan.

Pada kesempatan itu Waled Nu mengatakan tiga syarat mampu dipenuhi oleh Jokowi yaitu bukan pezina, bukan peminum khamar dan bukan pembunuh. Tiga syarat tersebut sudah menjadikan Jokoki menjadi imam yang adil.

Waled mengaku memberikan dukungan politik untuk Jokowi-Ma’ruf Amin. Selain alasan di atas, faktor dukungan terhadap Jokowi dari pimpinan Dayah Ummul Ayman itu, sebagai bentuk terima kasihnya para ulama atas partisipasi aktif Jokowi membantu Islam di Indonesia. Seperti penetapan Hari Santri Nasional (HSN). Ke depan ia berharap agar segera lahir kementerian pesantren.

Menimpali apa yang disampaikan oleh Waled Nu, Jokowi mengatakan saat ini pemerintah sedang membangun Balai Latihan Kerja (BLK) khusus santri. Ke depan, lulusan pesantren bukan semata ahli fiqh, ahli hadist. Tapi juga memiliki keterampilan tangan agar bisa menyatukan diri dengan lingkungan kerja yang semakin hari-semakin kompetitif.

Ke depan pendidikan pesantren akan disetarakan dengan pendidikan umum. Dengan akan diberlakukannya UU Pesantren, di masa depan negara yang akan memberikan fasilitas publik yang berkualitas dan bermanafaat.

KOMENTAR FACEBOOK