KIP Abdya Mulai Mengeset dan Mengepak Kertas Surat Suara

Mahrizal @aceHTrend/Masrian Mizani

ACEHTREND.COM, Blangpidie – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mulai mengeset dan mengepak surat suara pemilu serentak pada 17 April 2019 mendatang. Hal yang sama juga dilakukan untuk alat kelengkapan TPS yang akan didistribusikan ke masing-masing daerah pemilihan.

“Sekarang kita sudah masuk dalam tahapan pengesetan dan pengepakan surat suara dan alat kelengkapan TPS. Insyaallah alat-alat itu akan kita distribusikan ke masing-masing dapil tiga hari sebelum hari pencoblosan,” ungkap Kepala Sub Bagian Keuangan, Umum, dan Logistik KIP Abdya, Mahrizal, kepada aceHTrend, Rabu (27/3/2019).

Mahrizal mengatakan, pengesetan dan pengepakan alat kelengkapan TPS tersebut dilakukan hingga tanggal 14 April 2019. Dalam pengesetan tersebut, pihaknya juga meminta jajaran kepolisian untuk melakukan pengamanan dalam rangka mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan yang timbul dari kerawanan-kerawanan yang ada.

“Dalam pengesetan ini kita meminta kepada pihak Polres agar membantu melakukan pengamanan demi kelancaran tahapan pengesetan ini. Dan kita juga meminta pihak Panwaslih untuk ikut melihat dan memantau proses pengesetan ini,” ujarnya.

Terkait surat suara, kata Mahrizal, setelah dilakukannya penyortiran dan pelipatan, pihak KIP Abdya masih mengalami kekurangan surat suara, baik surat suara ditingkat DPD RI, DPRI, maupun DPRA.

“Untuk surat suara DPD RI kita kekurangan sebanyak 213 lembar, DPR RI 298 lembar, dan DRPA 23 lembar, jadi jumlah keseluruhannya sebanyak 534 lembar, dan itu sudah kita laporkan ke KIP Aceh untuk diteruskan ke KPU RI,” terangnya.

Sementara surat suara calon presiden dan wakil presiden, KIP Abdya mengalami kelebihan surat suara dari kebutuhan pemilih di Kabupaten Aceh Barat Daya.

“Surat suara presiden dan wakil presiden yang dikirim dari KPU RI sesuai DPT+2% seharusnya 103.687 lembar, setelah kita melakukan penyortiran dan pelipatan, ternyata surat suara itu dikirim sebanyak 103.929 lembar. Dari jumlah tersebut 103.848 lembar dinyatakan tidak rusak, 81 lembar rusak, sehingga kelebihan surat suara yang diterima sebanyak 242 lembar,” jelasnya.

Sedangkan di tingkat DPRK, lanjut Mahrizal, KIP Abdya mengalami kelebihan surat suara di masing-masing dapil. Untuk dapil I, surat suara lebih sebanyak 155 lembar, dapil II 189 lembar, dan dapil III sebanyak 36 lembar.

“Secara keseluruhan, surat suara rusak yang sudah kita lakukan penyortiran dan pelipatan sebanyak 653 lembar, sementara surat suara lebih sebanyak 491 lembar, dan surat-surat suara ini masih tersimpan di KIP Abdya, nanti baru kita lakukan pemusnahan yang melibatkan instansi-instansi terkait,” pungkas Mahrizal.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK