Kobar-GB Abdya Desak Disdik Aceh Segera Bentuk Tim Penilai PAK dan Kenaikan Pangkat Guru di Daerah

Ketua Kobar GB Abdya Fadhli @aceHTrend/Masrian Mizani

ACEHTREND.COM, Blangpidie – Ketua Koalisi Barisan Guru Bersatu (Kobar-GB) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Rusli, mendesak Dinas Pendidikan (Disdik) Aceh segera meng-SK-kan tim Penilai Angka Kredit (PAK) dan kenaikan pangkat para guru SMA/SMK dan SMPLB yang memiliki cabang di kabupaten/kota.

Jika tidak, para guru yang mengurus kenaikan pangkat dalam tahun ini akan mengalami kerugian. Karena terkendala pada tim penilai yang sudah ditugaskan oleh Disdik Aceh.

“Dari surat edaran yang disampaikan oleh Disdik Aceh, bahwa kepengurusan PAK, kenaikan dan lain sebagainya itu sudah dilimpahkan ke kantor cabang Dinas Pendidikan di masing-masing kabupaten/kota. Tapi hingga kini mereka belum menerima SK tim penilai, tentunya mereka tidak melakukan pekerjaan sebagai tim nilai. Akibatnya akan terganggu pada proses penilai PAK dan kenaikan pangkat para guru,” ungkap Rusli kepada aceHTrend, Sabtu (30/3/2019).

Rusli menambahkan, seharusnya pihak Disdik Aceh tidak hanya mengeluarkan surat edaran. Namun, pembentukan tim penilai juga harus mereka pikirkan, sebab, jika hanya surat edaran semata, itu sama saja bagaikan mobil tidak diberikan kunci.

Baca: Pengurusan Kenaikan Pangkat Guru SMA/SMK di Abdya Terkendala Tim Teknis

“Disdik Aceh terkesan lucu dalam hal ini, sebab pihaknya hanya mengeluarkan surat edaran. Namun tim penilai belum dibentuk, SK tugas mereka yang di cabang-cabang juga belum ada, ini kan sama saja seperti kita dikasih mobil, tetapi kuncinya tidak mereka berikan, ini kan aneh, seperti tidak adanya kerelaan proses tersebut di kabupaten,” ujarnya.

Rusli memaparkan, untuk menjadi tim penilai PAK tersebut, pihak tim penilai juga harus adanya sertifikat PAK. Meskipun tim penilai sudah melengkapi syarat, namun surat tugas tidak diberikan, pihak tim penilai juga tidak bisa bekerja.

“Bagaimana mereka mau bekerja, surat tugas saja tidak ada. Dan kita dari Kobar GB sudah sangat sering menerima laporan dari para guru terkait masalah ini. Tapi harus bagaimana lagi kalau tim penilai di kabupaten belum ada SK tim. Kalaupun mereka melakukan pekerjaan tersebut, namun sama saja, karena legal standingnya tidak ada. Artinya nanti juga ditolak oleh BKA dan BKN,” jelasnya.

Ia meminta agar dalam waktu dekat pihak Disdik Aceh segera membentuk dan mengeluarkan SK tim penilai di masing-masing kantor cabang dinas pendidikan, terutama Kabupaten Aceh Barat Daya.

“Tentunya kita menginginkan yang terbaik untuk para guru, maka kami meminta agar Disdik Aceh segera membentuk dan mengeluarkan SK tim penilai di kabupaten/kota, agar proses PAK dan kenaikan pangkat para guru berjalan sesuai dengan harapan kita semua,” pungkas Rusli.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK