Lem Faisal: Surya Paloh Masih Punya Rasa Keacehan

Wakil Ketua MPU Aceh H. Faisal Ali atau akrab disapa Abu Sibreh (kanan), Sabtu malam (30/3/2019) memberikan pembekalan kepada jamaah umrah NasDem 2019 di Oasis Hotel.

ACEHTREND.COM, Banda Aceh- Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) propinsi Aceh, Teungku H. Faisal Ali, Sabtu malam (30/3/2019) menyatakan Ketua Umum Partai NasDem H. Surya Paloh, masih memiliki nilai-nilai keacehan. Sehingga masih sangat peduli kepada Aceh.

Hal ini disampaikan oleh tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Aceh itu pada pelepasan dan pembekalan para jamaah umrah NasDem 2019, di Hotel Oasis, Banda Aceh.

Pada kesempatan itu, Lem Faisal mengatakan pemberangkatan jamaah umrah asal Aceh oleh H. Surya Paloh dengan rezeki pribadinya, bukan pertama kali dilakukan. Tapi sudah dilakukan beberapa kali sebelumnya. Sehingga para jamaah tidak perlu berpikir bahwa umrah ini ada kaitannya dengan 17 April 2019.

“Pemberangkatan jamaah umrah oleh Pak Surya Paloh, ini bukan yang pertama kali. Sebelumnya juga sudah dilakukan. Ini bukti kepedulian beliau kepada Aceh,” ujar Lem Faisal.

Lem Faisal juga mengatakan, sebagai tokoh yang besar di rantau, orang Aceh pantas bersyukur bahwa Surya Paloh masih memiliki semangat dan nilai keacehan. Cintanya kepada Aceh sangat besar. Menurut Lem, Surya Paloh akan cepat sekali menaruh perhatian bila seseorang yang menjumpainya bicara tentang masa depan Aceh.

Pemberangkatan jamaah umrah sebanyak 93 orang, yang semuanya ditanggung oleh dana pribadi Ketua Umum Partai NasDem itu, menurut Lem adalah bahagian kepedulian dan perhatian Surya Paloh kepada Aceh.

“Kenapa harus Aceh? Kan banyak daerah lain di Indonesia. Mengapa dipilih kita Aceh? Ini soal tanah kelahiran dan rasa memiliki. Pak Surya Paloh kalau kita bilang masalah Aceh, langsung connect. Ini menandakan bahwa beliau sangat menaruh perhatian kepada tanah kelahirannya,” ujar Lem.

Untuk itu Lem Faisal mengajak seluruh jamaah untuk mendoakan yang terbaik bagi Surya Paloh. “Mari kita doakan, semoga Allah melimpahkan rahmat yang lebih besar keada beliau, sehingga di sisa usianya semakin perhatian kepada Aceh dan kepada Islam,” kata Lem.

KOMENTAR FACEBOOK