Masyarakat Lama Muda Rindukan Jalan Beraspal

Kondisi jalan rusak menuju Dusun Lama Muda, Gampong Lama Tuha, Kecamatan Kuala Bate, Aceh Barat Daya @aceHTrend/Masrian Mizani

ACEHTREND.COM, Blangpidie – Dusun Lama Muda, Gampong Lama Tuha, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) merupakan salah satu gampong penghasil kepiting, ikan air laut tawar, dan jenis-jenis ikan laut lainnya.

Mayoritas penduduk di dusun tersebut memiliki pekerjaan sebagai nelayan dan pekebun. Sebab letak dusun itu dikelilingi oleh perkebunan sawit dan dekat dengan bibir pantai.

Selain itu, dusun yang hampir dekat dengan teluk Surin tersebut memiliki sejarah penting bagi Kabupaten Abdya di kala jayanya Kerajaan Kuala Batu. Namun, kejayaan tersebut berbanding terbalik dengan kondisi sekarang, sebab bertahun-tahun akses jalan yang menjadi pusat perekonomian masyarakat Abdya tersebut belum kunjung diaspal oleh pemerintah.

“Sudah bertahun-tahun kami merindukan jalan penghubung dari Gampong Kuta Kuala menuju Dusun Lama Muda agar di aspal, karena kondisinya sudah sangat memprihatinkan,” kata Ketua Tuha Peut, Saruddin, kepada awak media Minggu (31/3/2019).

Saruddin menceritakan, hampir setiap tahunnya aparatur gampong membuat surat permohonan dalam bentuk proposal, kemudian diajukan kepada pemerintah daerah dengan harapan jalan penghubung menuju gampong mereka diaspal.

“Tiap tahun kami ajukan proposal tapi tidak pernah dibangun aspal. Padahal kondisi jalan penghubung ke gampong kami ini sudah sangat memprihatinkan. Hampir sepanjang jalan dipenuhi lubang, sehingga sepeda motor rawan kecelakaan saat musim hujan,” ulasnya.

Ia mengaku, pihaknya sudah berulang kali menyampaikan keluhan tersebut kepada anggota DPRK Abdya agar jalan penghubung ke gampong mereka diaspal.

Namun, apa hendak dikata, keluhan yang disampaikan warga tersebut sepertinya tidak dihiraukan oleh para wakil rakyat. Buktinya, sejak Indonesia ini merdeka hingga sekarang, jalan penghubung antargampong itu belum pernah dibangun aspal oleh pemerintah.

Parahnya, kata Saruddin, selama ini para anggota dewan Abdya tersebut  tidak pernah datang ke gampong mereka untuk menanyakan apa saja keluhan-keluhan yang dihadapi oleh masyarakat setempat.

“Kalau sudah menjelang pemilihan umum (pemilu) baru mereka ramai-ramai datang ke sini untuk cari suara pada warga,” ujarnya

Ia berharap, jalan tersebut segera diaspal, agar gampong yang memiliki destinasi wisata pantai nan indah tersebut bisa dikembangkan dengan berbagai sektor kelebihan yang mereka miliki.

“Jika jalan sudah bagus, maka perekonomian masyarakat Lama Muda ini dipastikan meningkat ke arah lebih baik lagi. Karena selain memiliki lahan perkebunan sawit yang luas, rata-rata warga desa ini juga memiliki usaha budi daya ikan air payau, dan pantai kita di Lama Muda ini juga akan menjadi pusat destinasi wisata,” pungkas Saruddin.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK