Pengurusan Kenaikan Pangkat Guru SMA/SMK di Abdya Terkendala Tim Teknis

ilustrasi

ACEHTREND.COM, Blangpidie – Guru SMA/SMK di Aceh Barat Daya yang sedang mengurus proses kenaikan pangkat terkendala persoalan tim teknis yang menangani Penetapan Angka Kredit dan kenaikan pangkat yang ditugaskan Dinas Pendidikan Provinsi Aceh di Abdya.

Sesuai prosedur, untuk kenaikan pangkat pada 1 Oktober 2019, para guru harus mengurusnya sejak sekarang yang dijadwalkan mulai 15 Maret hingga 15 April 2019. Namun, kendala tersebut membuat para guru tersebut cemas.

“Kendalanya itu di kantor cabang dinas pendidikan wilayah Kabupaten Aceh Barat Daya, karena sampai sekarang belum dibentuk struktur yang jelas oleh Disdik Provinsi terkait masalah tersebut, sehingga membuat para guru kewalahan dalam mengurus PAK dan kenaikan pangkat,” ungkap salah seorang guru SMA yang tidak mau disebutkan namanya, kepada aceHTrend, Sabtu (30/3/2019).

Dirinya mengatakan, atas kondisi ini tentunya jelas-jelas merugikan pihak guru yang mengusulkan PAK dan kenaikan pangkat. Sebab, jika kepengurusannya tidak jelas, maka para guru harus melakukan pengurusan pada bulan Oktober 2019 untuk kenaikan 1 April 2020.

“Ini tentu sangat merugikan kami para guru, jika pengurusan PAK dan kenaikan pangkat tidak bisa kami urus sekarang, otomatis PAK dan pangkat kami akan tergiling di 2019, dan baru bisa naik pangkat di 2020,” keluhnya.

Dirinya mengaku, penyebab amburadulnya kepengurusan pangkat ini dikarenakan pihak yang diutuskan oleh Disdik Aceh ke Kabupaten Abdya belum menerima SK kerja.

“Kami sudah pernah melakukan koordinasi dengan pihak kantor cabang Dinas Pendidikan wilayah Kabupaten Abdya, tetapi mereka mengaku SK tim belum keluar, jadi bagaimana mereka harus bekerja. Dan kami pun sudah pernah menghubungi pihak Disdik Provinsi, mereka malah mengaku ada oknum yang membuat persoalan ini semakin kacau, malahan hampir semua kantor cabang Dinas Pendidikan wilayah mengalami persoalan serupa,” tuturnya.

Sementara itu, pelaksana Kantor Cabang Dinas Pendidikan wilayah Kabupaten Aceh Barat Daya, Edi Safawi, kepada aceHTrend mengaku bila pihaknya belum membentuk tim terkait proses PAK, kenaikan pangkat guru, dan kenaikan gaji berkala. Sebab kata Edi, kini pihak cabang dinas sedang konsentrasi pada pelaksanaan UN.

“Kita berharap para guru untuk bersabar, sebab cabang dinas sedang konsentrasi pada pelaksanaan UN. Insyaallah siap UN ini kita akan membentuk tim PAK dan kenaikan pangkat dan lain-lain,” ujar Edi Safawi.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK