Hambat Perluasan Jalan Dua Jalur, 7 Tiang Listrik Diminta Direlokasi

Wabup amuslizar sedang melakukan pengecekan tiang listrik dikawasan pembangunan jalan dua jalur. @acehtrend/Masrian Mizani.

ACEHTREND.COM, Blangpidie – PLN diminta segera merelokasi tujuh tiang listrik yang berada di kawasan pelebaran jalan dua jalur di Kecamatan Susoh, Aceh Barat Daya. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Abdya Muslizar, saat meninjau lokasi tersebut pada Senin (1/4/2019).

Muslizar mengatakan, tahun 2019 ini, pemerintah pusat melalui Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Jalan Nasional II Provinsi Aceh membangun infrastruktur pelebaran jalan nasional di lintasan Kabupaten Abdya untuk menjadi jalan dua jalur. Program ini diwacanakan sepanjang 12 km dari Tugu Cot Manee Kecamatan Jeumpa hingga Gampong Alue Mangota di Kecamatan Blangpidie. Dana pembangunan berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

“Pembangunan infrastruktur ini dilakukan secara bertahap. Untuk tahap pertama, pemerintah memperluas jalan nasional menjadi dua jalur sepanjang 1 km dimulai dari simpang bandara Kuala Batu menuju arah Cot Mane,” kata Muslizar.

Ia menerangkan, proses pekerjaan perluasan jalan nasional menjadi dua jalur di lintasan Kabupaten Abdya tersebut sudah dimulai oleh pihak rekanan sekitar satu bulan lalu. Namun terkendala dengan tiang-tiang listrik milik PLN area Subulussalam.

“Kita berharap pihak PT PLN area Subulussalam agar secepatnya merelokasikan tiang-tiang listrik tersebut ke titik baru, sehingga proses pekerjaan pembangunan jalan dua jalur di kawasan tersebut bisa diselesaikan tepat waktu,” pintanya.

Sementara itu, koordinator lapangan pembangunan jalan dua jalur, Alfian Helmi, saat dikonfirmasi awak media mengatakan, tiang listrik yang harus segera direlokasi ke titik baru oleh pihak PT PLN sebanyak tujuh tiang, dimulai dari simpang Bandara Kuala Batu hingga ke kawasan Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) Padang Meurante.

“Kalau tiang-tiang listrik itu tidak segera dipindahkan, secara otomatis proses pekerjaan infrastruktur ini terganggu. Sebab galian pondasi untuk timbunan pilihan (urugan pilihan) tidak bisa dilakukan jika tiang listrik itu tidak dipindahkan,” pungkasnya.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK