Ini Tren Wisatawan dalam Mencari Destinasi Wisata

@aceHTrend/Yelli Sustarina

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Tuntutan gaya hidup di zaman ini memang tidak terlepas dari yang namanya dunia digital. Mereka menggunakan teknologi agar dapat memenuhi kebutuhan hidup, termasuk dalam menemukan destinasi wisata yang mereka inginkan. Oleh karena itu, pelaku bisnis dunia pariwisata harus mengetahui apa yang wisatawan cari ketika mengunjungi suatu tempat.

Hal ini disampaikan oleh Zainal Mahyar saat mengisi acara yang dibuat Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh. Mahyar menyampaikan materi tentang Digital Marketing Pariwisata kepada para pelaku usaha kreatif di Hotel Kyriad Muraya Banda Aceh, Senin (1/4/2019).

“Agar wisatawan mau datang ke Aceh dan menggunakan produk kita, maka perlu mengetahui apa yang dicari wisatawan tersebut. Di sini saya akan menjelaskan apa saja tren wisatawan 2019 berdasarkan hasil riset Martyn U’ren, Twitter Haead of Research, Asia Pasific, Middle East & North Africa,” ucap Zainal Mahyar dari Diskominfo Banda Aceh.

Riset tersebut mengatakan bahwa sekitar 53% wisatawan mencari tempat tujuan wisata yang menawarkan value for money. Maksudnya mereka ingin mendapatkan nilai yang sepadan dengan uang yang dikeluarkannya. Destinasi yang dituju benar-benar bisa dinikmati dan berkesan bagi wisatawan.

Ada sekitar 27% wisatawan mencari tujuan wisata yang mempunyai budaya yang unik, baik itu peninggalan sejarah, warisan budaya, tradisi, dan kebiasaan masyarakat setempat yang tidak pernah mereka lihat sebelumnya. Selebihnya 20% wisatawan mencari pantai yang bagus dan indah sebagai tujuan wisatanya.

Berdasarkan hasil riset tersebut, pelaku usaha pariwisata harusnya mampu menyediakan apa yang dicari wisatawan sehingga produk atau jasa yang dijual dapat dibeli oleh wisatawan tersebut. 

“Aceh mempunyai kriteria yang dicari oleh wisatawan mancanegara, jadi ambilah peluang itu dengan membuat paket wisata yang bisa menarik wisatawan asing kemari. Cara yang efektif dilakukan saat ini ialah dengan memanfaatkan teknologi digital,” ujar Zainal Mahyar saat melatih perancangan website gratis kepada pelaku usaha kreatif di Banda Aceh.[]

Editor : Ihan Nurdin