KPA D-III Pasee Gelar Musyawarah Akbar di Rumoh Cut Meutia

ACEHTREND.COM, Lhoksukon – Komite Peralihan Aceh (KPA) Daerah III Teungku Chiek di Paya Bakong siang tadi menggelar Musyawarah Akbar di rumah pahlawan Aceh Cut Meutia di Gampong Masjid Pirak, Kecamatan Matang Kuli, Aceh Utara, Rabu (3/4/2019).

Ketua KPA Muzakir Manaf atau Mualem dalam acara itu mengatakan, kegiatan itu harus dilakukan beberapa kali setahun agar silaturahmi antara anggota KPA dan masyarakat bisa sering terjadi.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada jajaran KPA D-III yang terus kompak, terbukti dengan kehadiran para kombatan GAM yang ikut andil,” kata Mualem.

Mualem menambahkan, saat masih bergerilya dulu di belantara mereka bisa bersatu, kini saatnya tetap bersatu untuk merawat perdamaian Aceh. Jangan terpecah-belah karena perdamaian ini sangat mahal nilainya.

“Kami juga berharap kepada seluruh jajaran untuk memenangkan rekan-rekan kita dari Partai Aceh yang berjuang menuju parlemen,” harapnya.

Sementara itu, Panglima Muda Daerah III Pasee, Hasan Nurdin AB alias Rembo, meminta seluruh jajarannya untuk berada dalam satu payung lembaga mantan kombatan TNA yaitu KPA.

“Kami mengajak kepada seluruh TNA untuk tetap berada di bawah payung KPA, yang masih berseberangan secepatnya kembali jangan ada lagi perpecahan. Mari sama-sama kita jaga perdamaian ini sebagai kekuatan kita meraih mimpi yang belum tercapai,” ujar Rembo.

Selain itu, Ketua Panitia Sofyan Ismail alias Chombet mengatakan, kegiatan ini merupakan ajang memperkuat silaturrahmi dan menjaga persatuan dan kekompakan sesama anggota GAM, serta bermusyawarah terkait perpolitikan kekinian di Aceh.

Menurut Komandan Operasi GAM D-III tersebut, pihaknya berharap dengan adanya kegiatan ini dapat memperkokoh persatuan dan kekompakan serta menjadikan sebuah kekuatan untuk terus menjaga perdamaian.

“Dengan adanya kegiatan ini dapat terus memperkokoh persatuan dan kekompakan dan jadikan kebersamaan kita ini sebagai ujung tombak penjaga perdamaian yang telah berlangsung saat ini,” harapanya.

Dalam kegiatan ini, Komandan Operasi GAM D-III Pasee Sofyan Chombet juga menyerahkan bendera Bintang Bulan kepada Panglima Pusat GAM H. Muzakir Manaf untuk diperjuangkan supaya segera dapat berkibar dii seluruh penjuru Aceh.

Kegiatan itu turut dihadiri Juru Runding perdamaian di Helsinky, Tgk. H. Bakhtiar Abdullah, Wakil Bupati Aceh Utara Fauzi Yusuf alias Sidom Peng, ulama karismatik Tgk. H. Muzakir atau Waled Lapang, anggota DPRK, dan DPRA Wilayah Pase.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK