PAS Minta Polisi dan Panwas Perketat Pengawasan Jelang Pemilu

ACEHTREND.COM, Blangpidie – Ketua Presidium Pemuda Aceh Selatan (PAS), Muslim, berharap kepolisian dan Panwas agar terus memperketat pengawasan jelang hari pencoblosan pada pemilu 17 April 2019. Pengawasan tersebut untuk mencegah terjadinya politik uang atau serangan fajar.

Memperketat pengawasan menjelang hari H menurutnya sangat beralasan, apalagi baru-baru ini salah seorang kader Partai Golkar, Bowo Sidik, tertangkap tangan oleh KPK dengan barang bukti uang miliaran rupiah yang diduga digunakan sebagai serangan fajar.

“Kasus tersebut bukan tidak mungkin akan terjadi di Aceh Selatan jika pengawasan oleh pihak terkait tidak diperketat. Apalagi dengan kondisi teritorial Aceh Selatan yang begitu luas dan sebagian besarnya berada di wilayah pedesaan,” ujar Muslim melalui rilis yang diterima aceHTrend, Selasa (2/4/2019).

Sebagai contoh, kata Muslim, Kecamatan Kota Bahagia yang kantor Polseknya masih berada di Kecamatan Bakongan dengan jarak sekitar 12 km, atau di Trumon Raya yang berbatasan langsung dengan Subulussalam juga memungkinkan terjadinya kerawanan politik uang.

Dengan kondisi demikian, sambungnya, tidak mungkin bisa diawasi dengan baik jika personel yang dikerahkan jumlahnya sedikit. Pihaknya berharap, agar pihak kepolisian dan Panwaslu menaruh perhatian lebih di daerah-daerah yang jauh dari perkotaan.

Selain itu, pengawasan satu minggu menjelang hari pencoblosan juga harus diberikan perhatian lebih termasuk bekerja sama dengan perbankan untuk melacak transaksi keuangan yang tidak normal. Karena, bisa saja transaksi keuangan di perbankan yang nilainya tidak normal tersebut akan digunakan untuk melakukan serangan fajar nantinya.

“Bila perlu pihak kepolisian melakukan pemantauan khusus kepada para kontestan pemilu beserta dengan orang-orang terdekatnya atau mendirikan pos-pos pengawasan yang lebih dekat dengan masyarakat untuk mencegah terjadinya politik uang dan kecurangan-kecurangan politik lainnya” katanya.

Muslim menambahkan, demi menjaga pesta demokrasi berjalan dengan baik agar tidak dinodai oleh kecurangan-kecurangan termasuk politik uang, diharapkan ada kerja sama yang baik antara kepolisian, Panwaslu dan unsur-unsur masyarakat untuk mengajak masyarakat mengawasi, melaporkan bila terjadinya politik uang.

“Kita juga berharap kepolisian dan Panwaslu dapat membuat saluran komunikasi khusus yang bisa digunakan oleh masyarakat untuk melaporkan dugaan-dugaan terjadinya politik uang dengan tetap menjamin kerahasiaan pelapor,” pintanya.

Pemuda Aceh Selatan sangat berharap pesta demokrasi tahun 2019 ini berjalan dengan bersih, bebas dari segala bentuk kecurangan dan tidak ada politik uang. Sehingga hasil pesta demokrasi nantinya benar-benar murni hasil dari keinginan rakyat, bukan keinginan pemilik modal.[]

Editor : Ihan Nurdin