Pemerintah Pusat Dukung Perluasan Kampus II Unsyiah

Menteri Agraria dan Tata Ruang yang juga Kepala Pertanahan Nasional (BPN) RI, Dr. Sofyan A Djalil, SH, MA, MALD menyerahkan Surat Keputusan Pelepasan Lahan Hutan Tanaman Industri (HTI) ke Lahan Pembangunan Kampus II Unsyiah kepada Rektor Unsyiah, Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng., Jumat (5/4) di Gedung AAC Dayan Dawood, Darussalam, Banda Aceh.

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Pemerintah pusat mendukung perluasan Kampus II Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) di Kawasan Aceh Besar. Hal ini ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan Pelepasan Lahan Hutan Tanaman Industri (HTI) ke Lahan Pembangunan Kampus II Unsyiah oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang yang juga Kepala Pertanahan Nasional (BPN) RI, Dr. Sofyan A Djalil, kepada Rektor Unsyiah, Prof. Samsul Rizal. Penyerahan ini berlangsung di Gedung AAC Dayan Dawood, Jumat (5/4) dan disaksikan ratusan mahasiswa dan civitas akademika Unsyiah.

Prof. Samsul berterima kasih dan mengapresiasi pemerintah pusat yang mempercepat proses penyerahan SK pengalihan lahan ini. Menurutnya, saat ini Unsyiah membutuhkan lahan yang luas demi pengembangan kampus. Terlebih lagi, Unsyiah menargetkan di tahun 2024 dapat masuk dalam jajaran world class university. Selain terus meningkatkan kualitas, kebutuhan lahan pengembangan kampus juga sangat dibutuhkan. Apalagi menurutnya, kampus Unsyiah di Darussalam semakin sempit. Ia mengambil contoh kampus-kampus besar di Eropa dan Amerika yang memiliki lahan luas, sehingga mendukung pengembangan dunia pendidikan.

“Jika di suatu negara memiliki universitas hebat, maka majulah ekonomi negaranya,” ujar Prof. Samsul.

Sofyan Djalil mengatakan proses percepatan pengembangan kampus Unsyiah ini tidak terlepas dari perhatian khusus Presiden Jokowi. Ia menceritakan dua bulan yang lalu pulang dari Aceh, ia melaporkan beberapa masalah kepada Presiden, termasuk di antaranya proposal perluasan kampus Unsyiah.

“Presiden langsung menindaklanjuti, bahkan Presiden ingin menyerahkan langsung sertifikat ini, tetapi karena jadwal yang sibuk, saya yang mewakili,” ujar Sofyan.

Ia menambahkan lahan yang diserahkan untuk pembangunan kampus II Unsyiah seluas 2.183 hektare. Jika lahan ini digarap dengan baik, Unsyiah nantinya akan tercatat sebagai kampus terbesar di Indonesia dari segi luas tanahnya.

Sofyan berharap perluasan kampus ini juga didukung dengan pengembangan pendidikan yang baik. Sebab menurutnya untuk masuk dalam ranking universitas kelas dunia, Unsyiah harus bekerja ekstra. Selain meningkatkan kualitas dengan publikasi jurnal dan penelitian, Unsyiah juga harus mampu menciptakan suasana akademik yang kondusif. Suasana ini diharapkan dapat melahirkan mahasiswa yang mampu mendalami bidang keilmuan yang dimilikinya. Selain itu, juga membuka ruang lebar bagi mereka yang memiliki passion.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK