Warga Rehab Jembatan Gosong Telaga Selatan

ACEHTREND.COM, SINGKIL–Tak kunjung direhab, akhirnya warga merehab jembatan yang terdapat di Desa Gosong Telaga Selatan, Singkil Utara, Aceh Singkil, dengan cara swadaya.

Perehaban jembatan yang menghubungkan antara perkebunan warga dengan perkampungan penduduk itu dilakukan warga mulai Jumat (5/4/2019) hingga selesai.

Sebab jembatan sepanjang 45 meter tersebut, kata warga setempat Nasib, Jumat (5/4/2019) kepada AceHTrend, kondisinya nyaris roboh. Tiang-tiang dan lantainya banyak yang telah lapuk.

“Kondisi jembatan berkonstruksi kayu itu kini dalam keadaan lapuk. Bila tidak segera diperbaiki, warga kuatir kerusakan jembatan semakin parah, sehingga melumpuhkan transportasi,” kata Nasib, Jumat (5/4/2018).

Menurut Nasib, dana untuk merehab jembatan yang sering disebut jembatan pelangi itu, dikumpulkan warga dengan cara meuripee (swadaya). Setelah dana terkumpul lalu dibelikan material dan dikerjakan warga secara bergotong royong.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Kecamatan Singkil Utara, Ansari  mengatakan, pihaknya telah pernah mengusul perbaikan jembatan. Namun, belum terealisasi.

Menurut Ansari, perbaikan jembatan harus dilakukan secara menyeluruh. Sebab bila hanya mengganti dengan kayu yang baru, dipastikan tidak akan bertahan lama.

“Jika hanya mengganti kayu yang telah lapuk saja pada jembatan, cuma akan bertahan beberapa bulan. Karena itu perlu perbaikan menyeluruh. Jika perlu diganti dengan jembatan beton. Termasuk pengaspalan jalan,” ujarnya.

Masih menurut Ansari, pihak Dinas Pekerjaan Umum Aceh Singkil, baru-baru ini, pernah merancang pembangunan jembatan berkonstruksi beton dengan model jembatan gantung. 

Dananya, kata Ansari,  jika tak bisa dari APBK, akan dianggarkan melalui dana otonomi khusus. “Semoga rencana PU ini bisa terwujud tahun ini,” harap Ansari.

Kalau ini terealisasi, warga akan mudah menyeberang. Di samping untuk berkebun juga berziarah. Karena tidak jauh dari lokasi itu, terdapat makam ulama.[]

KOMENTAR FACEBOOK