PNA Akan Kawal Janji Plt Gubernur Aceh Batalkan Izin EMM

ACEHTREND.COM, Banda Aceh- Partai Nanggroe Aceh (PNA) mengapresiasi setinggi-tingginya sikap kritis, militansi, dan keberpihakan gerakan mahasiswa menuntut pembatalan izin tambang PT Emas Mineral Murni (EMM) di Beutong Ateuh. Selain itu, PNA juga berkomitmen untuk mengawal janji Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah yang akan berjuang untuk membatalkan izin PT. EMM di Beutong Ateuh.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal PNA Miswar Fuadi, Kamis (11/4/2019 melalui siaran persnya kepada aceHTrend.

Miswar menyebutkan, secara ekonomi politik, eksploitasi tambang emas tersebut tanpa persetujuan masyarakat Beutong Ateuh merupakan penjajahan dan perampokan sumber daya alam. Secara hukum, juga mengabaikan kekhususan kewenangan Aceh mengelola kekayaan alamnya sendiri.

“Kami juga menghargai keberanian Plt Gubernur Aceh untuk menandatangani empat point petisi yang menjadi janji Pemerintah Aceh yang akan terlibat aktif dan beridiri di depan untuk memperjuangkan pembatalan izin tambang PT EMM,” ujarnya.

Ia melanjutkan, meskipun Plt Gubernur Aceh hadir setelah berhari-hari ditunggu oleh demonstran mahasiswa dan jatuhnya korban luka di barisan demonstran revolusioner. Namun demikian, tetap saja keberanian Nova Iriansyah patut diapresiasi.

Kata Miswar, penandatanganan petisi komitmen sama sekali tidak cukup. Rakyat Aceh dan Masyarakat Beutong secara khusus menginginkan janji tersebut dilaksanakan secepatnya dengan kekuatan penuh yang dimiliki Pemerintah Aceh. PNA dengan segenap kekuatan yang akan diberikan rakyat, akan mengawal secara serius pelaksanaan janji Plt Gubernur Aceh tersebut.

Sebagai bukti awal keseriusan Plt Gubernur Aceh melaksanaan janjinya, PNA mendesak Pemerintah Aceh untuk menginvestigasi dan menemukan oknum Aparatur Sipil Negara yang merekam dari lantai atas Kantor Gubernur Aceh sambil mencaci, menghina, dan melecehkan gerakan mahasiswa yang melawan PT EMM. Plt Gubernur harus menghukum beberapa oknum ASN tersebut yang terlibat.

“Itu bentuk keseriusan paling awal yang harus Pak Nova lakukan,” katanya.

KOMENTAR FACEBOOK