Sinergisitas Anggota Gakkumdu Kunci Penanganan Pidana Pemilu

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Panwaslih Provinsi Aceh, Fahrul Rizha Yusuf, menegaskan sinergisitas antarpersonel Sentra Gakkumdu merupakan kunci dalam menagani laporan dan temuan dugaan Tindak Pidana Pemilu. Hal tersebut disampaikan ketika membuka kegiatan Rapat Koordinasi Sentra Gakkumdu se-Provinsi Aceh di Sulthan Hotel, Banda Aceh, Kamis (11/4/2019).

Di sela-sela kegiatan tersebut, Fahrul juga menjelaskan dalam proses penanganan pidana pemilu, anggota Sentra Gakkumdu yang terdiri atas unsur Pengawas Pemilu, Kejaksaan, dan Kepolisian harus ekstra berhati-hati dalam mencermati keterpenuhan unsur-unsur pidana pemilu, karenanya kerja sama dan koordinasi yang baik sangat diperlukan.

“Sinergisitas dan koordinasi yang baik antaranggota Gakkumdu sangat penting dalam membangun kesepemahaman bersama mengenai unsur-unsur pidana pemilu,” kata Fahrul.

Kegiatan yang berlangsung hingga 11 April 2019 ini turut dihadiri pula oleh Wakil Kejaksaan Tinggi Aceh Drs. Muhammad Yusuf, SH. HM. dan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Aceh Kombes Pol Agus Sarjito.

Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh Drs. Muhammad Yusuf, S.H, M.H menyatakan, dalam menangani laporan dan temuan dugaan Tindak Pidana Pemilu masing-masing unsur Gakkumdu harus mampu menghilangkan ego kelembagaannya, sehingga penanganan pidana pemilu dapat lebih efektif.

Sementara itu Kombes. Pol. Drs. Agus Sarjito menjelaskan, pihak kepolisian sebagai penyidik telah siap bekerja sama baik dengan pihak kejaksaan maupun Pengawas Pemilu dalam melakukan penanganan dan Penyidikan Pidana Pemilu.

“Untuk menghadapi kemungkinan terjadinya Pidana Pemilu khusunya pada masa tenang dan Pungut hitung, kami telah menyiapkan penyidik khusus untuk menangani perkara tersebut,” kata Agus.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh anggota sentra Gakkumdu kabupaten/kota di Provinsi Aceh.[]

KOMENTAR FACEBOOK