Besok Muslim Ayub Bicara Literasi Kebangsaan di Banda Aceh

ACEHTREND.COM, BANDA ACEH – Forum Aceh Menulis (FAMe) mengadakan seminar Literasi Kebangsaan yang dikemas dalam tajuk “Mengukuhkan Indonesia dengan Empat Pilar Kebangsaan”. Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber, yaitu anggota DPR RI Muslim Ayub dan Pembina FAMe Yarmen Dinamika. Berlangsung di Aula Kearsipan dan Perpustakaan Aceh pada pukul 09.00-12.30 WIB, Sabtu (13/4/2019).

Panitia acara, Hayatullah Pase mengatakan sejak berdiri pada pertengahan 2017 lalu, FAMe konsisten mengadakan kelas mingguan tentang literasi yang dikemas dengan berbagai topik dan disesuaikan dengan kondisi kekinian.

Di tahun politik ini kata Hayatullah, banyak terjadinya gesekan-gesekan di masyarakat akibat perbedaan pilihan politik, padahal sebagai masyarakat Indonesia yang majemuk, sudah sepatutnya tetap mengedepankan nilai-nilai atau semangat Bhineka Tunggal Ika.

“Secara khusus kita punya empat pilar kebangsaan yang diharapkan menjadi perekat sesama anak bangsa, yaitu yaitu Pilar Pancasila, Pilar Undang-Undang Dasar 1945, Pilar Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Pilar Bhinneka Tunggal Ika. Dalam konteks ini literasi memiliki andil besar dalam mencerdaskan masyarakat, dan kecerdasan tersebut akan membuat masyarakat tidak lagi memikirkan tentang perbedaan-perbedaan,” ujar Hayatullah melalui siaran pers, Jumat (12/4/2019).

Semangat itulah yang harus terus disuarakan khususnya oleh generasi muda Indonesia. Meskipun dunia terus bergerak menuju tatanam sistem yang modern, tetap semangat yang terpatri di hati tetaplah semangat Indonesia.

Pada kesempatan itu Muslim Ayub akan membawakan topik tentang Empat Pilar Kebangsaan dan Politik Kontemporer. Sedangkan Yarmen Dinamika akan membahas tentang Literasi Kebangsaan dalam Hubungan Aceh-Pusat.

“Literasi itu konteksnya sangat luas, tidak hanya berkaitan dengan aktivitas baca tulis saja. Menjadi warga negara yang berbudi pekerti luhur dan menghargai perbedaan juga bagian dari praktik literasi,” ujar Hayatullah.

Antusiasme peserta menurutnya cukup tinggi, hingga sore ini peserta terus mendaftar sementara kuota hanya dibatasi untuk 160 orang.[]

KOMENTAR FACEBOOK