Sulaiman: UUPA Milik Semua Rakyat Aceh

ACEHTREND.COM, Jantho – “Kita butuh sosok pemikir, pemerhati, dan memiliki jiwa saling merangkul dalam membangun Aceh agar menjadi lebih baik dan sejahtera,” kata Ketua DPRK Aceh Besar, Sulaiman, kepada aceHTrend di Wahana Impian Malaka Kuta Malaka Samahani, Aceh Besar, Rabu (10/4/2019).

Selain Sulaiman, di sana juga ada mantan bupati Aceh Besar Mukhlis Basyah, Bendahara DPW Partai Aceh wilayah Aceh Besar, dan caleg DPR RI dari Partai Golkar Sulaiman Abda.

Sembari menyeruput segelas kopi arabika, Sulaiman mengatakan, kader-kader terbaik Partai Aceh yang akan bertarung ke kursi parlemen, baik tingkat kabupaten/kota, provinsi maupun ke Senayan harus saling merangkul satu sama lain agar segala kewenangan Aceh terealisasi dengan baik.

“Seperti arahan Mualem selaku petinggi Partai Aceh, kader-kader terbaik Partai Aceh yang maju ke kursi legislatif, baik tingkat DPRK maupun DPRA harus saling merangkul dan tak saling menebar kebencian,” ujar Sulaiman.

Politisi muda Partai Aceh yang kini maju sebagai caleg DPR Aceh nomor urut 13 ini mengatakan, masing-masing caleg dari Partai Aceh harus memiliki satu visi dan misi dalam memperjuangkan segala kekhususan Aceh karena masih terganjal di pusat.

Pasalnya, kader Partai Aceh yang diusung merupakan kader terbaik yang memiliki komitmen dan tanggung jawab besar dalam menjaga dan merawat perdamaian Aceh. Menurutnya, salah satu tugas dan tanggung jawab yang harus diemban kader Partai Aceh adalah kembali meneruskan perjuangan butir-butir MoU Helsinki dan turunan UUPA yang belum sepenuhnya terealisasi dengan baik.

“Ini tugas dan tanggung jawab kita bersama untuk terus memperjuangkan turunan UUPA. UUPA itu bukanlah milik Partai Aceh saja, melainkan milik semua rakyat Aceh, meski saat ini hanya Partai Aceh yang masih vokal memperjuangkannya,” ujar Sulaiman.

Sementara untuk tingkat Senayan, ia mengajak masyarakat Aceh untuk memilih Sulaiman Abda sebagai caleg DPR RI nomor urut 4 dari Partai Golkar. Hal ini berdasarkan rekam jejak dan pengalaman politikus Golkar yang terbukti dan komitmen terhadap konstituennya.

Ia mencontohkan ketika Pemerintah RI mencabut beberapa pasal dalam turunan UUPA, Sulaiman Abda rela bergandengan tangan dengan politisi Partai Aceh dan PNA menggugat Mahkamah Konstitusi karena dianggap telah mempreteli UUPA.

“Bang Leman (Sulaiman Abda-red) punya andil besar dalam memperjuangkan hak-hak rakyat Aceh di tingkat pusat. Ini dikarenakan Partai Aceh sebagai partai lokal hanya memiliki kewenangan tingkat provinsi saja, untuk itulah kita butuh Bang Leman sebagai sosok pemersatu dan sekaligus representatif kita di Senayan,” ujar Sulaiman.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK