Minggu Tenang, Panwaslih Abdya Menghimbau Peserta Pemilu Taat Aturan

Risma (Foto :ist)

ACEHTREND.COM, Blangpidie – Kampanye Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 berakhir hari ini, 13 April 2019 tepatnya jam 00:00 WIB nanti malam. Setelah itu, seluruh peserta pemilu dilarang memanfaatkan minggu tenang ini untuk melakukan kampanye, baik kampanye terbuka, dialogis maupun berkampanye di media sosial. Dan seluruh alat peraga kampanye (APK) juga harus diturunkan.

“Kita berharap agar seluruh peserta Pemilu bisa mematuhi aturan selama berlangsungnya minggu tenang ini,” ungkap Kordiv Pengawasan, Humas dan Hubungan Antar Lembaga Panwaslih Abdya, Rismanidar, Sabtu (13/4/2019).

Risma menjelaskan, apabila ada peserta pemilu yang tidak mematuhi aturan maka akan diberikan sanksi sebagaimana disebut dalam Pasal 492 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, bahwa setiap orang yang dengan sengaja melakukan kampanye Pemilu diluar jadwal yang telah ditetapkan oleh KPU, KPU Provinsi, dan KPU kabupaten/kota untuk setiap Peserta Pemilu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 276 ayat (2) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) tahun dan denda paling banyak Rp12 juta.

Risma menyebutkan, Panwaslih Abdya dengan melibatkan Panwascam dan Pengawas Pemilu Desa (PPD) juga akan memperketat pengawasan dalam rangka minggu tenang tersebut.

Salah satunya, kata Risma, dengan melakukan pencegahan dalam bentuk patroli pengawasan yang akan berlangsung sejak 14 hingga 16 April 2019.

“Patroli pengawasan ini sangat perlu kita lakukan, sebab politik uang saat memasuki tahapan minggu tenang ini memang menjadi kerawanan. Panwaslih memastikan pengawasan dan penindakan dimasa minggu tenang ini akan lebih tegas ketimbang masa kampanye,” ujarnya.

Risma menambahkan, dalam UU Pemilu mengatur siapa saja bisa ditindak jika melakukan politik uang dan tidak terbatas pada peserta, pelaksana, maupun tim kampanye.

“Bagi setiap orang yang melakukan kampanye di masa tenang, berarti telah melakukan kampanye di luar jadwal waktu yang ditetapkan oleh UU Pemilu maupun Peraturan KPU,” pungkas Risma.[]

Editor: Irwan Saputra

KOMENTAR FACEBOOK