Garbi Aceh Singkil Dideklarasikan

ACEHTREND.COM, SINGKIL—Satu lagi Organisasi Masyarakat (ormas), yakni Gerakan Arah Baru Indonesia (Garbi), dibentuk dan dilantik di Aceh Singkil.

Pembentukan dan pelantikan organisasi yang bergerak di bidang keislaman, nasionalisme, demokrasi, dan kesejahteraan itu, dipusatkan di Warung Kopi  Berselona, Tanah Bara, Gunung Meriah, Aceh Singkil, Sabtu (13/4/2019).

Menurut laporan yang diterima AceHTrend, Senin (15/4), hadir dalam acara tersebut, yaitu ketua Garbi Aceh, Dr Salman Syaifuddin beserta rombongan.

Hadir pula pengurus ormas lainnya,  seperti  DDII, FPI , KNPI, BEM Akper, PGRI dan para tokoh intelektual  muda Aceh Singkil.

Tak ketinggalan, hadir Ketua Garbi Aceh Singkil terpilih, Baihaqi Ibrahim S.Si dan sejumlah pengurus Garbi Aceh Singkil yang dilantik.

Pada kesempatan itu, Ketua Garbi Aceh Baihaqi Ibrahim mengatakan, Garbi lahir sebagai wadah untuk mewujudkan Indonesia maju dan kembali kepada jati dirinya.

“Pencetus, pengurus, dan anggota yang berada di dalam Garbi, menginginkan agar Indonesia kembali pada jati dirinya dan menjadi negara yang maju dan kuat,” tutur Baihaqi.

Baihaqi mengaku gembira, Garbi telah terbentuk di beberapa daerah di Aceh termasuk di Aceh Singkil.

Dengan terbentuknya Garbi di Aceh Singkil, tambah mantan ketua KNPI Aceh Singkil itu, Garbi akan berkontribusi, memberikan ide-ide cemerlang dan bersinergi dengan pemerintah untuk memacu pembangunan dan perubahan Aceh Singkil ke arah yang lebih baik.

Sebelumnya Ketua Garbi Aceh, Dr Salman Syarifuddin mengatakan, pendeklarasian dan pelantikan Garbi, menjadi bagian dari upaya menghadirkan narasi baru untuk perubahan Indonesia.

Garbi, kata Salman Syarifuddin, akan berkonsentrasi dalam agenda sosial kemasyarakatan, ide, gagasan, dan narasi untuk mewujudkan Indonesia yang maju dan kuat.

Salman menegaskan, Garbi Aceh tidak terkait dengan salah satu partai politik, meskipun di dalamnya banyak politikus.

“Garbi ini adalah ormas kebangsaan bertujuan sebagai wadah generasi muda Indonesia yang punya kesadaran intelektual, kepedulian akan kemajuan bangsa, serta memiliki komitmen untuk menjaga kebersamaan dan keharmonisan masyarakat Indonesia yang beragam,” kata Salman.

Saat ini, Garbi sudah terbentuk di 20 Kabupaten/kota dari 23 Kabupaten kota yanga ada di provinsi Aceh.[]

KOMENTAR FACEBOOK