KIP Banda Aceh Musnahkan Kertas Suara yang Lebih dan Rusak

Pemusnahan surat suara yang lebih dan rusak oleh KIP Banda Aceh di Stadion Lhong Raya, Senin, 15 April 2019. @aceHTrend/Taufan Mustafa

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Komisi Pemilihan Independen (KIP) Kota Banda Aceh siang tadi memusnahkan kertas surat suara untuk DPRK yang rusak dan lebih dari jumlah DPT. Sementara kertas surat suara lainnya dikembalikan ke KIP Aceh. Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar di Hall Stadion Harapan Bangsa Lhong Raya, Banda Aceh, Senin (15/4/2019).

Ketua KIP Kota Banda Aceh, Indra, kepada wartawan di lokasi mengatakan, pemusnahan kertas suara ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum yang mengatur bahwa surat suara yang lebih dan rusak harus dimusnahkan.

“Jadi untuk KIP Banda Aceh, telah melakukan penyortiran, kita ada surat suara yang lebih yaitu untuk presiden sebanyak 288 lembar, DPD 528 lembar, dan DPR RI dapil I sebanyak 652 lembar, DPRA dapil I sebanyak 153 lembar, yang lebih ini karena masih bisa digunakan maka akan di kembalikan ke KIP Aceh,” kata Indra.

Kemudian, sambungnya, untuk DPRK Banda Aceh, yang rusak maupun yang lebih semuanya akan dimusnahkan, karena kertas suara ini tidak bisa dipakai di tempat lain. Untuk surat suara DPRK yang lebih, Dapil 1 sebanyak 60 lembar, Dapil 2 sebanyak 4 lembar, Dapil 3 sebanyak 181 lembar, Dapil 4 sebanyak 207 lembar, Dapil 5 sebanyak 174 lembar. Sementara yang rusak, Dapil 1 ada 95 lembar, Dapil 2 ada 35 lembar, Dapil 3 ada 28 lembar, Dapil 4 ada 17 lembar, dan Dapil 5 ada 7 lembar.

“Jadi surat suara DPRK baik yang rusak atau lebih, semua kita musnahkan, dan untuk pemusnahan ini dilakukan sebelum hari pemungutan suara,” katanya.

Menurut Indra, pihaknya besok sudah mulai mendistribusikan surat suara, karena kesempatannya sudah sangat sempit maka pemusnahan dilakukan padahari ini. Disaksikan oleh kepolisian dan Panwaslih Kota Banda Aceh, dan juga mengundang pihak stakeholder, dari Pemko, partai politik, termasuk pasangan calon.

“Distribusi surat suara oleh pihak KIP Kota Banda Aceh akan kita mulai besok sejak pagi hingga selesai, kita tidak lagi ke kecamatan, jadi PPK itu terima barangnya dari gudang KIP kota, kemudian langsung didistribusikan ke TPS, untuk setiap kecamatan kita siapkan satu unit truk,” katanya.

Amatan di lokasi, proses pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar di dalam drum. Satu per satu kertas suara dimasukkan oleh pihak KIP dan para undangan, kertas suara yang rusak terlihat ada yang bolong, kemudian tintanya tidak merata, dan ada yang tidak tercetak.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK