Panwaslih Bireuen: Kalau Ada Pelanggaran Lapor ke Kami, Jangan ke Sosmed

@aceHTrend/Mulyadi Pasee

ACEHTREND.COM, Bireuen – Panitia Pengawasan Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Bireuen menemukan sepuluh pelanggaran pemilu selama masa kampanye hingga jelang pemiliha.

Anggota Panwaslih Bireuen, Desi Safnita, dalam konferensi pers dengan puluhan awak media di Hotel Jarwar, Bireuen, siang tadi mengatakan, ke-10 pelanggaran itu tiga di antaranya masuk ranah pidana, yaitu politik uang, ASN tidak netral, dan perusakan APK.

“Sementara lainnya tergolong dalam pelanggaran biasa,” kata Desi.

Padahal kata dia, Panwaslih sebelumnya sudah melakukan sosialisasi kepada peserta pemilu dan tim sukses capres-cawapres terkait hal-hal yang melanggar aturan pemilu. Pihaknya sangat berharap partisipasi masyarakat dalam membantu penyelenggara menyukseskan hajatan politik ini.

“Peran dari masyarakat sangat dibutuhkan. Bila ada parpol atau caleg peserta pemilu yang melakukan pelanggaran bisa dilaporkan kepada pihak polisi, Panwaslih, dan Panwascam,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Divisi Pencegahan, Humas, dan Hubungan Antarlembaga Panwaslih Bireuen, Wildan, mengatakan jika ada pelanggaran seperti politik uang diimbau agar melaporkan langsung ke Panwaslih, jangan hanya disebarkan di sosial media. Dengan begitu Panwaslih bisa langsung merespons sekecil apa pun laporan tersebut.

“Hingga saat ini dan nanti malam, kami akan melakukan patroli di setiap kecamatan guna menghindari pelanggaran dilakukan peserta pemilu,” pungkasnya.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK