Ada Sedikit Kendala Teknis, Pemilu di Banda Aceh Berjalan Lancar

Ketua KIP Banda Aceh Indra @aceHTrend

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Ketua KIP Banda Aceh, Indra, mengatakan meski sempat ada sedikit kendala yang terjadi saat pemilihan di beberapa kecamatan. Namun hal itu bisa ditangani oleh petugas pemilu dan proses pemilihan berjalan lancar.

“Kendala kita sementara ini kita dapat informasi ada satu dua TPS yang surat suaranya kurang, tapi tidak terlalu masalah, karena tidak banyak, kemudian ada juga informasi, ada saksi yang terlambat tidak diberikan masuk oleh KPPS, juga tidak banyak, sehingga masih bisa kita selesaikan, ada juga kendala teknis lainnya dan sudah kita selelsaikan juga,” kata Ketua KIP kota Banda Aceh saat ditemui wartawan di TPS Rumah Sakit Jiwa, Rabu (17/4/2019).

Kendala kekurangan surat suara menurutnya terjadi di Kecamatan Baiturrahman, tetapi setelah dicari-cari ternyata terselip. Kekurangan surat suara juga terjadi di Kecamatan Kuta Raja di beberapa TPS.

Ia tambahkan, untuk C6 yang tidak terdistribusi, itu akan direkap oleh KPPS, sehingga KPPS melaporkan ke PPS dan PPS melaporkan lagi ke PPK, kemudian nanti kepada KIP Banda Aceh juga dikirim.

“Itu sudah kita mutakhirkan, karena kita juga berkordinasi dengan aparat gampong, di gampong datanya ada, mungkin orangnya sudah pindah atau segala macam, untuk yang pindah itu, dan juga tidak terdaftar di tempat lain, itu datanya juga tidak kita hapuskan,” katanya.

Ditanya soal ada warga yang tidak bisa memberikan hak pilih seperti di panti jompo, Indra mengaku belum terima laporan itu, tapi untuk panti jompo, panti rehab narkoba, termasuk rumah sakit jiwa, besar potensinya ada orang-orang yang di luar tempat ia terdaftar sebagai pemilih.

“Semua panti ini, semua sudah kita datangi melakukan sosialisasi dan berkordinasi, supaya mereka melaporkan kepada kita, tapi kalau memang dia tidak terdaftar di tempat asalnya, itu tidak bisa dipindahkan, kalau seperti itu tidak bisa dibantu. Kalau sudah terdaftar di tempat pemilihannya, itu baru bisa dipindahkan, dengan syarat pengurus panti tersebut melaporkan kepada kita,” kata Indra.

Sementara untuk di rumah sakit jiwa, menurut Indra tidak ada kendala, karena memang selalu ada TPS, dan KPPS-nya juga ke banyak orang di rumah sakit jiwa, sehingga mereka sudah paham, sehingga tidak ada persoalan.

“Kemudian di sini pemilihnya ada perawat, pegawai, bahkan direktur RSJ juga memantau,” katanya.

Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Jiwa, Mahkrozal, kepada wartawan mengatakan, pasien yang sudah bisa memilih ada sebanyak 38 orang, setelah dinyatakan sembuh kemudian dipulangkan, dan hari ini tersisa 3 orang yang beralamat di Banda Aceh.

“Pasien kita yang sudah bisa memilih awalnya ada 38 orang, namun ada beberapa yang sudah dipulangkan, itu data satu bulan lalu, dan kemudian data berikutnya ada 19 orang, dan seminggu yang lalu juga sudah dipulangkan 16 orang, sehingga sisanya yang bisa memilih di PTS Rumah Sakit Jiwa tinggal tiga orang dengan gangguan jiwa yang memilih di sini, yang ber-KTP di Banda Aceh,” kata Direktur RSJ Mahkrozal.[]

KOMENTAR FACEBOOK