Banda Aceh Siap Gelar Pemilu 2019

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Kota Banda Aceh menyatakan siap menggelar pemilihan umum (pemilu) presiden dan wakil presiden, anggota DPD, DPR, DPRA, dan DPRK 2019. Tempat Pemungutan Suara (TPS), logistik, hingga petugas pengamanan emilu dipastikan sudah siap sedia.

Informasi itu disampaikan Wali Kota Banda Aceh, AMinullah Usman, dalam program Wali Kota Menjawab di Pendopo Wali Kota Banda Aceh, Selasa (16/4/2019).

“Alhamdulillah berbagai persiapan sudah kita lakukan, termasuk petugas pengamanan dari unsur Satlinmas dan TNI/Polri sudah siaga. Banda Aceh siap menggelar Pemilu, Rabu, 17 April 2019,” ungkap Amin dalam program yang mengangkat tema “Persiapan Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilu 2019”.

Amin juga mengajak segenap elemen kota untuk ikut menyukseskan pemilu serentak pertama di dunia yang menggabungkan pemilihan eksekutif dan legislatif.

“Harapan kita semua emilu dapat berlangsung lancar, aman, damai, dan bermartabat sehingga Banda Aceh menjadi barometer suksesnya pemilu di Aceh,” katanya.

“Kepada seluruh warga kota yang sudah mendapatkan surat undangan untuk mencoblos, mulai pukul 07.00-13.00 WIB harap hadir ke TPS. Suara Anda akan menentukan pembangunan Indonesia, Aceh, dan Banda Aceh untuk lima tahun ke depan,” katanya lagi.

Sementara itu, Ketua KIP Banda Aceh Indra Milwady menjelaskan sejak Senin (15/4) logistik pemilu seperti kotak suara, surat suara, dan tinta untuk 592 TPS yang tersebar di 90 desa di Banda Aceh sudah lengkap. Ia juga menjelaskan waktu pencoblosan dimulai dari pukul 07.00-13.00 WIB.

“Meski begitu, jika sampai pukul satu siang masih ada warga sedang menunggu giliran atau dalam antrean di TPS dan telah dicatat kehadirannya, akan tetap dilayani oleh petugas kita hingga selesai,” ungkapnya lagi.

“Kemudian proses penghitungan suara akan kita mulai setelahnya pada hari yang sama. Dan berdasarkan aturan yang baru, proses penghitungan suara paling telat harus selesai 12 jam setelah sehari pencoblosan atau pada hari Kamis 18 April pukul 12.00 WIB, dengan syarat proses penghitungannya tanpa ada jeda,” jelas Indra.

Di tempat yang sama, Kapolresta Banda Aceh Trisno Riyanto megatakan pihaknya siap mengamankan pelaksanaan Pemilu 2019.

“Kami sudah menyiagakan personil sebanyak 837 orang. Ditambah dari TNI dan BKO Brimob, total kita punya 1.135 personel untuk mengamankan pemilu. Kemudian juga ada dua anggota Satlinmas di tiap-tiap TPS.”

Senada dengan wali kota, ia juga mengajak semua masyarakat agar hadir di TPS untuk menyalurkan hak suaranya. “Kami siap menjamin keamanan warga mulai dari berangkat dari rumah, pencoblosan di TPS, hingga kembali ke rumah,” kata Kapolresta.

“Kami juga mengingatkan agar tidak ada yang  menghalang-halangi masyarakat untuk memilih, atau mengancam, atau berniat menggagalkan pemungutan suara. Semua itu ada sanksi hukumnya berupa pidana penjara mulai dua hingga tiga tahun serta denda Rp24-60 juta rupiah,” tegasnya.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK