750 Pasien ZA Tak Memilih, KIP: Kami Tidak Menghalangi Hak Pemilih

Komisioner KIP Aceh Akmal Abzal @Masrian Mizani/aceHTrend

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Komisioner Independen Pemilihan (KIP) Aceh, Akmal Abzal, menyampaikan pihaknya tidak pernah menghalangi hak pemilih dalam memberikan suara di TPS pada Pemilu 2019.

Hal tersebut disampaikan Akmal menanggapi adanya sejumlah pasien RSUZA yang tidak bisa memberikan hak pilihnya, dikarenakan tidak tersedianya TPS di rumah sakit umum tersebut.

Menurutnya memang ada kondisi dilematis ketika pemahaman regulasi yang mengikat bahwa penyelenggara tidak membuat TPS khusus baik di LP maupun di RS.

“Namun orang sakit itu jika sudah mendapatkan undangan tentu yang bersangkutan berhak menjadi DPTb, tetapi DPTb itu tidak semua diperoleh,” kata Akmal, Kamis (18/4/2019).

Namun dalam kondisi tertentu kata dia, ada keterbatasan pemahaman petugas di KPPS, ketika kertas suara dengan kedatangan daftar pemilih khusus DPK di atas pukul 12.00 WIB, kadang kertas suara sudah habis terpakai.

Sehingga DPTb tersebut apakah di rumah sakit atau di tempat lain tidak bisa tertampung secara maksimal.

“Atau ada orang yang menggunakan DPTb itu mendapatkan kertas suara dua atau tiga dan empat itu tergantung wilayah dan dapil mana ia pindah,” kata Akmal.

Akmal menjelaskan pascaputusan MK telah memberikan jaminan kepada orang-orang yang sakit untuk dapat mengurus A5 paling telat pada 10 April lalu. Namun sosialisasi dan pemahaman yang telah dilakukan kepada masyarakat bahkan kepada penyelenggara tentunya tidak dapat berjalan sesuai harapan.

Meski sosialisasi masif yang sudah dilakukan pihaknya, tetapi pada hari H sangat memungkinkan terjadi hal-hal di luar prediksi. Terkait hal itu, tidak ada upaya dari penyelenggara untuk membatasi atau menghalangi hak-hak DPTb maupun DPTk.

“Tapi dalam kondisi di lapangan kadang-kadang kita tidak memprediksi daftar pemilih khusus atau orang yang menggunakan hanya berdasarkan KTP setempat, ternyata antusias orang-orang yang menjadi pemilih itu lebih antusias juga melebihi kertas suara yang kita persiapkan,” ujarnya.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK