Plt Sekda: Pemilu di Aceh Berlangsung Kondusif

Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib dan istri saat memilih di TPS 50 Paloh Gadeng, Aceh Utara, Rabu, 17 April 2019.

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Aceh, Helvizar Ibrahim, menuturkan proses pemilihan umum 17 April 2019 di Aceh berjalan dengan lancar, aman, dan kondusif. Menurutnya, secara keseluruhan proses pemilihan presiden dan pemilihan legislatif itu berlangsung sesuai harapan.

“Secara keseluruhan dapat kami informasikan pilpres dan pileg di Aceh telah berjalan aman dan tertib. Meskipun di beberapa TPS masih mengawal perhitungan suara hingga hari ini,” ujar Helvizar saat melakukan video conference pemantauan pemilu serentak dengan pihak Kementerian Dalam Negeri di Kantor Gubernur Aceh di Banda Aceh, Kamis (18/4).

Selain itu, Helvizar mengungkapkan rasa gembira melihat antusiasme masyarakat dalam berpartisipasi pada pemilu kali ini. Menurut sampel yang diambil dari beberapa TPS di Aceh, sebut Helvizar, partisipasi masyarakat terhadap pemilu juga pileg diperkirakan mencapai 75 persen.

“Tingkat partisipasi secara kuantitatif belum ada data yang konkret. Namun berdasarkan data sampel di beberapa TPS saat ini masyarakat Aceh telah berpartisipasi sampai 75 persen,” ujar Plt Sekda.

Helvizar mengatakan proses pesta demokrasi yang berjalan di Aceh itu  berlangsung dengan lancar. Bahkan diyakini tidak ada indikasi pemungutan suara ulang berdasarkan informasi yang diterima di daerah-daerah.

Sementara itu, Kasdam IM, Brigjen TNI Achmad Daniel Chardin mengungkapkan dalam proses pilpres dan pileg kemarin, pihaknya telah membantu kepolisian dalam melakukan pengamanan dan penertiban.
Secara umum, Daniel mengatakan proses pemilu di Aceh berlangsung lancar. Meskipun ada beberapa TPS di Aceh Selatan terlambat memulai pencoblosan karena terlambat pendistribusian surat suara.

Video conference itu juga dihadiri Asisten I Pemerintah Aceh, M. Djafar dan Wakapolda Aceh, Brigjen Pol. Supriyanto Tarah serta jajaran Forkopimda dan SKPA lainnya.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK