Mualem: Kemenangan Jangan Disambut Berlebihan

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Ketua Dewan Pengurus Aceh Partai Aceh, Muzakir Manaf, mengajak seluruh kader dan simpatisan Partai Aceh terus bersinergi dalam membangun masa depan Aceh menjadi lebih baik.
Sosok yang akrab disapa Mualem ini optimis jika partai lokal yang dipimpinnya ini kembali mendominasi suara terbanyak di Aceh. Hal ini berdasarkan rekapitulasi suara sementara menunjukkan, partai besutan eks-kombatan ini mengantongi suara terbanyak dalam pemilu kali ini.

“Insyaallah, kita kembali menang di Aceh,” ujar Mualem kepada aceHTrend via telepon seluler, Selasa (23/4/2019).

Mualem mengatakan, dominasi hasil perolehan suara ini membuktikan bahwa kecintaan masyarakat terhadap partai lokal besutan eks-kombatan GAM semakin meningkat.

Partai Aceh kembali meraih suara terbanyak dalam pemilu legislatif untuk kursi DPR tingkat provinsi dan sejumlah kabupaten/kota di Aceh. Belum diketahui di wilayah mana Partai Aceh memperoleh suara terbanyak, tetapi mantan panglima GAM ini memperikarakan perolehan suara PA terbanyak di wilayah utara dan timur Provinsi Aceh.

“Kalau di wilayah Pidie, Bireuen, utara hingga timur itu sangat jelas suara kami lebih banyak dan dominan. Tapi informasi yang kita peroleh lagi, alhamdulillah Partai Aceh kembali meningkat di wilayah Subulussalam, Aceh Singkil, dan di wilayah poros tengah seperti Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Gayo Lues,” ujar Mualem.

Untuk ke depannya, Mualem menegaskan kepada seluruh jajaran KPA/PA agar terus berbenah diri. Pasalnya, tambah Mualem, kemenangan yang diperoleh Partai Aceh janganlah disambut dengan sikap euforia dan berlebih-lebihan. Namun, Partai Aceh diminta kembali mengevaluasi diri dengan memperbaiki cara kegagalan demi kegagalan yang pernah dialami.

“Kemenangan kita janganlah berlebih-lebihan. Tapi jadikan introspeksi diri serta melakukan pengkaderan yang lebih matang lagi. Saya tegaskan lagi, kemenangan ini tidak lepas dari peran kader Partai Aceh dan eks-kombatan yang mengampenyakan perjuangan Partai Aceh yang masih komit memperjuangkan butir-butir MoU Helsinki dan turunan UUPA. Meskipun hasilnya bukan hanya dinikmati oleh KPA/PA saja, tapi seluruh masyarakat Aceh,” ujar Mualem.[]

Editor : Ihan Nurdin