Tim Fingertalk Maju ke Babak Regional Hult Prize 2019 di Tokyo

Hijrah Saputra, Dissa Ahdanisa, dan Rizqi. @ist

ACEHTREND.COM, Tokyo – Setelah lolos dari tahap kampus, Tim Fingertalk yang beranggotakan Dissa Syakina Ahdanisa sebagai CEO, Hijrah Saputra sebagai Creative Director, dan Muhammad Rizqi Ariffi sebagai Operational Director, maju menuju tahap regional kompetisi Hult Prize 2019 di Tokyo, Jepang.

Hult Prize 2019 adalah kompetisi terbesar wirausaha sosial dunia untuk tingkat mahasiswa. Setiap tim yang terpilih dari kampusnya akan bersaing dengan tim lain yang berasal dari kampus di seluruh dunia di tahap regional. Ada 25 negara yang menjadi tempat penyelenggaraan di level regional, salah satunya di Tokyo, Jepang.

Tim Fingertalk Indonesia terpilih menjadi salah satu tim dari 76 tim yang ikut berkompetisi di Tokyo. Tim lainnya berasal dari berbagai kampus di seluruh dunia berkumpul pada tanggal 27-28 April 2019. Setiap tim akan mempresentasikan ide usaha sosial mereka untuk menyelesaikan tantangan yang diberikan oleh Tim Hult Prize.

“Setiap tahunnya ada tantangan yang berbeda, untuk kali ini semua tim ditantang untuk menyelesaikan permasalahan pengangguran pemuda di dunia,” kata Dissa, Rabu (24/4/2019).

Selama ini Fingertalk fokus untuk pemberdayaan pemuda-pemuda yang memiliki kebutuhan khusus seperti tuli dan disabilitas lainnya. Tim Fingertalk telah membuka empat buah cafe yang berada di Pamulang (Banten), Cinere (Jawa Barat), Poso (Sulawesi Tengah), dan Kebumen (Jawa Tengah).

Selain itu Fingertalk juga membuka carwash dan juga workshop boneka satwa langka Indonesia.

Dissa berharap dengan mengikuti kompetisi ini bisa menyebarkan semangat inklusi, dapat memberikan kesempatan yang lebih banyak bagi penyandang disabilitas, meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap isu-isu sosial dan lingkungan.

“Tim Fingertalk berharap sekali doa dan dukungannya untuk maju ke tahap selanjutnya di London, Inggris dan bisa mendapatkan hadiah utama nantinya,” ujarnya.[]

KOMENTAR FACEBOOK