KIP Aceh Sarankan Rekapitukasi Suara Dilakukan Paralel

Ketua KIP Aceh Syamsul Bahri @aceHTrend/Taufan Mustafa

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh menyarankan agar penghitungan suara dilakukan secara paralel, agar bisa dilakukan dengan cepat, kalau dilakuan rekapitulasi secara manual, selain memakan waktu lama menurutnya juga akan membuat petugas penyelenggara lapangan kelelahan.

“Saat ini proses rekapitulasi surat suara masih di tingkat kecamatan, kita juga sudah mengunjungi Pidie, kita panggil panwas untuk kordinasi, kalau dengan cara manual kayaknya tidak akan selesai sampai seminggu ke depan. Kalau misalnya lewat dari tanggal yang sudah ditetapkan, itu akan bermasalah secara aturan,” kata Ketua Komisioner KIP Aceh, Syamsul Bahri, kepada aceHTrend, Kamis (25/4/2019).

Dengan kondisi demikian, menurutnya perlu dilakukan penghitungan suara secara paralel dengan komputer. Selesai direkap langsung dicetak dan disepakati oleh KPPS, panitia pengawas, dan saksi sehingga lebih cepat daripada dihitung manual dan dicatat dengan pulpen.

“Kalau manual akan memakan waktu sangat lama sehingga kelelahan nanti, seperti diketahui hari ini sudah cukup banyak petugas KPPS dan PPK yang meninggal akibat kelelahan, untuk di Aceh sampai hari ini sudah ada empat orang yang meninggal setelah pemilu, dua di Aceh Utara, satu di Bireuen, dan satu di Bener Meriah. Ada juga tragedi lainnya akibat kelelahan komisioner KIP Pidie menabrak tembok saat pulang dan kita harap jangan bertambah lagi,” katanya.

KIP Aceh kata Syamsul sudah menyurati KIP kabupaten/kota, memanggil panwas untuk berkoordinasi, agar penghitungan suara dilakukan secara paralel.

“Kalau paralel bisa langsung tiga TPS atau empat TPS bisa sekalian, nanti panwas dipanggil lagi ke situ, Panwascam, Panwas TPS, atau Panwas gampong, untuk membantu. Nah hari ini kita tidak boleh saling menyalahkan, karena ini bukan kemauan kita, kondisi yang tidak benar sudah,” katanya.

Ia menambahkan, sampai hari ini rekap kecamatan masih berlangsung. Belum bisa diplenokan karena belum ada data yang masuk ke KIP Aceh. Data rekapitulasi diperkirakan akan masuk ke KIP Aceh sekitar tanggal 4 atau 5 Mei 2019.

“Saya pikir hari ini cukup banyak korban, dari penyelenggara di lapangan, KPPS, PPS, PPK juga, yang memang harus dipikirkan, kami sudah mengirim surat ke KPU RI, untuk memikirkan bagaimana teman-teman di lapangan itu, yang bekerja begitu berat, dalam kondisi yang tidak stabil, saya minta ada insentif yang diberikan, kepada mereka untuk bisa bekerja lebih nyaman,” sebutnya.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK