BIG Tunjuk Unsyiah Sebagai Tempat Supervisi RDTR RTRW

ACEHTREND.COM,Banda Aceh-Universitas Syiah Kuala melalui Pusat Riset Pengembangan Infrastruktur Data Spasial (PR-PIDS) Unsyiah, mendapatkan kepercayaan oleh Badan Informasi Geopasial (BIG), sebagai tempat asistensi dan supervisi pemetaan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) pada Kabupaten/Kota di Provinsi Aceh tahun 2019. Di mana dalam kegiatannya, Unsyiah berkoordinasi dengan Pusat Pemetaan Tata Ruang dan Atlas (PPTRA) BIG.

Kepala PPTRA BIG Dr. Mulyanto Darmawan, M.Sc., menjelaskan, Jumat (26/4/2019) bahwa Unsyiah terpilih dari tiga tempat lainnya yang dipilih oleh BIG di seluruh Indonesia. PR-PIDS Unsyiah merupakan perpanjangan tangan BIG di daerah khususnya di wilayah Provinsi Aceh. Hal ini berdasarkan MoU yang telah disepakati tahun 2015, dengan Nomor MoU Nomor MoU: B-17.5/KA/PK/10/2015 dan Nomor: 7126/UN11/DN/2015 tentang Pemanfaatan dan Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Terkait Informasi Geospasial.

Selanjutnya tahun 2018, Unsyiah meningkatkan kerja sama dengan BIG dengan Nomor PKS: 21.1/PPKS-BIG/PK.05/5/2018 dan Nomor: 3577/UN11/KS/2018 tentang Pengelolaan Pusat Pengembangan Infrastruktur Data Spasial di Unsyiah.

Ketua PR-PIDS Unsyiah Dr. Nizamuddin, M.Info.Sc mengatakan, selama ini Unsyiah dan BIG terus berupaya untuk meningkatkan kerjasama dalam bidang data spasial, agar pemanfaatan Informasi Geospasial (IG) di Aceh dapat termanfaatkan secara maksimal. Hal ini juga tidak lepas dari dukungan yang kuat dari Rektor Unsyiah Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng. dan Kepala BIG Prof. Hasanuddin Z. Abidin.

Nizamuddin mengungkapkan, kepercayaan ini juga diberikan karena BIG telah melihat besarnya kontribusi Unsyiah selama ini dalam pemetaan tata ruang. Misalnya, untuk meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) dalam pemetaan tata ruang, PR-PIDS Unsyiah telah berpartisipasi dalam pelatihan peningkatan kapasitas SDM PPIDS dalam “Asistensi & Supervisi Tata Ruang” pada tanggal 30 Juli – 3 Agustus 2018.

Selain itu, selama ini PR-PIDS Unsyiah juga telah membantu dalam memberikan pelatihan SIG, Web SIG dan Simpul Jaringan (SJ) serta bimbingan atau arahan kepada kabupaten/kota di Provinsi Aceh terhadap penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Beberapa kabupaten/kota tersebut antara lain Kota Banda Aceh, Kota Langsa, Kabupaten Aceh Besar, Kabupaten Pidie Jaya, Kabupaten Aceh Jaya, Kabupaten Nagan Raya, Kabupaten Bener Meriah, dan Kabupaten Aceh Tamiang.

“Di samping itu juga PR-PIDS Unsyiah telah banyak membantu Simpul Jaringan baik tingkat provinsi maupun kabupaten/ kota di Provinsi Aceh,” ucapnya.

PR-PIDS Unsyiah tebentuk pada tahun 2011 yang saat itu diketuai oleh Dr. Muzailin Affan,M.Sc. Berdirinya pusat riset ini merupakan hasil kerja sama Unsyiah dengan BIG Cibinong Bogor. Saat ini PR-PIDS berada di bawah Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Unsyiah.

KOMENTAR FACEBOOK