Penanganan Lansia Harus Melibatkan Berbagai Pihak

Kepala UPTD RSGS Intan Melya saat berdiskusi dengan Direktur Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (Lansia) Kementrian Sosial RI Andi Hanindito. Foto: Humas Dinsos Aceh

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Penanganan lanjut usia (Lansia) yang efektif dan efisien tidak perlu lagi bertumpu hanya untuk satu intansi atau lembaga saja, sehingga perlu melibatkan semua pihak di kabupaten / kota yang harus diadvokasi dan diasumsikan untuk bantuan pengasuh yang berorientasi dan membahas .

Hal yang disampaikan Direktur Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (Lansia) Kementrian Sosial RI Drs Andi Hanindito, M.Si saat menjadi pemateri pada kegiatan “Bimbingan Teknis Penguatan Lansia Tahun 2019” yang diselenggarakan oleh UPTD Rumoh Seujahtra Geunaseh Sayang (RSGS) Dinas Sosial Aceh di salah satu hotel di Banda Aceh, Jumat (26/4/2019).

“Salah satunya adalah dinas kesehatan. Dinas kesehatan juga harus terlibat langsung, karena kawasan yang ramah lansia adalah lansia yang dipindahkan sehat lahir dan batin, ”katanya.

Menurut Andi, pelayanan lansia yang lebih luas dari yang diperlukan pelayanan yang lebih penting dari pelayanan lansia, baik itu perubahan layanannya, targetnaya, orangnya, transportasi perubahan, lembaganya atau perubahan programnya.

“Kebetulan untuk Dinas Sosial Provinsi Aceh sudah beberapa kali membahas perubahan itu, saya mohon untuk pindah ke depan dan perubahan ini pasti akan berdampak pada nilai positif, karena jika perubahan itu lebih pasti akan lebih positif,” jelasnya.

Foto bersama

Andi menilai, Dinas Sosial Provinsi Aceh telah melakukan lebih banyak dalam memperbaiki pelayanan lansia ke arah yang lebih baik. Namun dia mengatakan, perubahan itu tidak bisa dilakukan seketika diperlukan waktu untuk melakukan perbuahan itu sendiri.

“Untuk Aceh, saya melihat sudah cukup bagus, masih harus ditingkatkan lagi,” katanya.

Sementara itu Kepala UPTD RSGS Dinas Sosial Aceh Intan Melya mengatakan, pelayanan rehabilitasi terhadap lansia di UPTD RSGS telah banyak berubah dan akan terus meningkat, baik itu anggaran maupun pelayanan.

Menurutnya, sudah banyak sekali program-program baru yang mereka terapkan dalam upaya peningkatan pelayanan lansia kea rah yang lebih baik, terutama di pelayanan medis, mental dan rohani.

“Jadi siap mental lansia, seperti pembinaan agama, rekreasi-rekreasi yang kita lakukan, perjuangan lembut dan juga banyak kegiatan keagamaan yang kita ikutkan, tidak hanya lansia yang ada di panti kita, tetapi juga lansia yang ada di dekat. Kemudian terkait dengan sarana dan prasarana juga terus kita tingkatkan. Lansia kita mendapatkan pelayanan yang layak di rumah sendiri, tetapi mereka tidak lagi keluarga, namun kitalah keluarga lansia di Aceh ini, ”ujar Intan.

Kegiatan yang dibuka oleh Sekretaris Dinas Sosial Aceh Devi Riansyah itu meminta bantuan dari UPTD RSGS itu sendiri, UPTD Rumoh Sejahtra Jroh Naguna (RSJN), UPTD Rumoh Sejahtra Beujroh Meukarya (RSBM), dan UPTD Rumoh Seujahtra Aneuk Nanggroe (RSAN).

Turut hadir Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Isnandar, Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Cut Aja Muzita, Kepala UPTD RSAN Abdul Jabbar, dan swjnseju pejabat dan pegawai Dinas Sosial Aceh lainnya. []

Editor : Irwan Saputra

KOMENTAR FACEBOOK