Merasa Dicurangi, Tiga Caleg Gerindra Laporkan Rekannya ke DPD

Junaidi Yahya dan Tgk Muhammad Isa memperlihatkan bukti kecurangan yang sudah di rekap oleh tim pemenangan (acehtrend.com/@mulyadi.pasee)

ACEHTREND.COM, Lhokseumawe – Tiga caleg DPR Aceh dapil V Kota Lhokseumawe-Aceh Utara melaporkan rekannya ke DPD Partai Gerindra Aceh terkait dugaan penggelembungan suara. Tiga caleg tersebut, yaitu Junaidi Yahya (nomor urut 2), Asnawi Idris (nomor urut 5), dan Muhammad Isa (nomor urut 4). Sedangkan yang dilaporkan bernama Ridwan Yunus (nomor urut 1).

Junaidi Yahya kepada awak media siang tadi mengatakan, pihaknya sudah mengirimkan surat dan bukti kecurangan dugaan penggelembungan suara kepada Ketua DPD Partai Gerindra Aceh TA Khalid.

“Kami berharap kasus ini harus segera diproses, dengan harapan partai dapat bersikap tegas terkait kecurangan dilakukan sesama partai,” kata Junaidi, Kamis (2/5/2019).

Dia menambahkan, pengelembungan suara tersebut terjadi di hampir seluruh TPS di Kecamatan Matangkuli. Metodenya suara partai dan suara badan caleg DPRA dari partai yang sama dialihkan ke suara badan caleg DPRA atas nama Ridwan Yunus yang bernomor urut 1.

Hal senada juga diungkapkan Asnawi Idris, praktik dugaan penggelembungan suara tersebut merupakan bentuk kezaliman dan tidak bisa ditolerir.

“Hal seperti ini sangat tidak bisa ditolerir, karena ini merupakan bentuk kezaliman, mengapa harus suara badan kami yang diambil,” tuturnya.

Sementara Muhammad Isa mengatakan, terkait kasus ini partai harus turun tangan langsung mengatasi masalah tersebut. Apalagi dugaan pengelembungan suara tersebut dilakukan oleh sesama caleg DPRA dari Partai Gerindra.

“Partai tidak boleh diam terkait persoalan tersebut, karena ini dilakukan oleh caleg sesama partai. Kami merasa sangat dirugikan,” pungkasnya.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK