Cabuli Gadis 16 Tahun, Pemuda Asal Setia Abdya Ditangkap Polisi

ilustrasi

ACEHTREND.COM, Blangpidie- Diduga telah menyetubuhi pacarnya yang berinisial Bunga (16) seorang pemuda asal Kecamatan Setia, Aceh Barat Daya, Kamis (2/5/2019) diringkus polisi. Lajang berinisial Saf (20) ditangkap setelah keluarga Bunga melaporkan yang bersangkutan.

Terungkapnya dugaan persetubuhan di luar pernikahan ini, setelah Bunga membuat pengakuan kepada orangtuanya. Awalnya remaja masih di bawah umur itu menolak mengakui bila mereka sudah melakukan hubungan layaknya suami istri. Tapi setelah didesak, Bunga pun akhirnya mengaku.

Orangtua Bunga geram ketika mendengar itu. Apalagi dari pengakuan itu, ternyata mereka sudah terbiasa melakukan hubungan sangat pribadi itu dalam rangka memupuk cinta mereka yang dari ke hari semakin mekar saja.

Kasat Reskrim Polres Abdya Iptu Zulfitriadi, kepada aceHTrend mengatakan orangtua Bunga tidak terima bila putri mereka telah “dicoblos” berulang kali oleh Saf. Bunga telah ditiduri oleh safa berkali-kali sejak 2018.

Zulfitriadi juga mengatakan, tidak sekedar sudah berkali-kali “bobok bersama” pelaku juga sudah merencanakan pelarian bersama sang kekasih ke Malaysia.

“Perbuatan terlarang itu mereka lakukan semenjak tahun 2018. Bahkan pelaku berencana membawa korban pergi bersamanya ke Malaysia, dan mereka sudah mengurus pasport di Meulaboh beberapa waktu lalu,” terangnya.

Keluarga Curiga

Fitriadi menjelaskan, timbulnya kecurigaan kedua orangtua korban berawal dari Bunga yang tiba-tiba ingin merantau ke Malaysia. Mereka semakin bertanya-tanya karena sang putri segera mengajukan permohonan pasport.

Sepulang dari Meulaboh untuk urusan pembuatan pasport, kata Zulfitriadi, orangtua Bunga langsung mengintrogasi terkait perihal tersebut.

“Sebagai orangtua kan merasa aneh, kok tiba-tiba anak perempuannya ingin merantau, apalagi si korban ini masih di bawah umur. Sehingga orang tuanya melakukan interogasi. Korban mengaku kalau dirinya sudah melakukan perbuatan terlarang itu. Karena tidak menerima anaknya dicabuli, maka orangtua korban melaporkan perbuatan pelaku ke pihak kita,” terang Kasat.

Atas perbuatannya, tersangka Saf dijerat dengan pasal 76 D UUD nomor 35 tahun 2014 jo Pasal 23 tahun 2002 tentang dugaan tindak pidana terhadap anak di bawah umur.

Editor: Muhajir Juli

KOMENTAR FACEBOOK