Menyaksikan Ibunya dibunuh, Muhammad Zikri Alami Trauma Berat

Jenazah Ira di dekat tangga. (Ist)

ACEHTREND.COM,Aceh Utara- Di usia yang masih sangat belia, Muhammad Zikri (4) harus melihat aksi brutal sang ayah tiri yang bernama Aidil Ginting (40) membantai ibu dan dua saudaranya. Kini bocah lelaki yang madih TK itu mengalami trauma berat.

Anwar (45) kerabat dekat almarhumah Irawati (35) warga Ule Madon, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, Kamis (9/5/2019) kepada aceHTrend mengatakan, Zikri mengalami trauma berat. Bocah yang nyaris ikut dibantai itu, sampai saat ini menolak pulang ke rumah. Ia juga masih membatasi diri berkomunikasi dengan orang lain.

Hal ini wajar saja, karena Zikri mengalami pengalaman traumatis. Melihat langsung pembantaian ibu, kakak dan adiknya oleh orang yang selama ini sudah dianggap sebagai ayahnya sendiri.

Bukan hanya itu, di malam jahannam itu, Selasa (7/5/2019) Zikri juga ikut menjadi target yang akan dibunuh oleh lelaki yang baru tiga bulan menjadi ayah barunya.

“Sepertinya Zikri mengalami trauma berat,” kata Anwar melalui telepon selularnya.

Anwar menceritakan, pada malam itu, Zikri yang berada di dalam rumah menyaksikan dengan mata kepala sendiri aksi brutal tak berperikemanusiaan itu.

Menyadari bahwa ia ikut akan dibunuh oleh lelaki asal Binjai, Sumatera Utara iti, Zikri melarikan diri. Bocah berusia belum genap lima tahun itu lari ke lantai atas menuju balkon rumah. Dari ketinggian lima meter, Zikri melompat ke bawah. Kedua kakinya terkilir.

Dengan kaki yang cidera, bocah itu tertatih-tatih berlari menuju rumah kerabatnya sembari berteriak minta tolong.

Hal yang membuat Anwar sedikit kecewa, hingga hari ketiga seusai peristiwa berdarah itu, belum satupun pihak dari Badan Perlindungan Perempuan dan Anak kabupaten setempat, yang datang berkunjung. Seharusnya mereka harus cepat memberikan respon kemanusiaan, karena Zikri adalah balita dan kini mengalami trauma.

“Sampai hari ini, mereka belum menampakkan batang hidungnya ke sini. Saya tidak tahu apa kendalanya. Seharusnya mereka gerak cepat, apalagi Zikri kian hari kian pula bertambah traumanya,” ujar Anwar kecewa.

Seperti diberitakan sebelumnya, Irawati (35) dan dua anaknya, yakni Zikra Muniza (12) dan Yazid (1,6) meninggal dunia setelah dibunuh secara sadis di rumahnya Desa Ulee Madon, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, Selasa (7/5/2019) sekitar pukul 02.00 WIB. Pelaku adslah suami ketiga Irawati yang bernama Aidil Ginting. Dari niat awal hendak menjarah, akhirnya pelaku terpaksa melarikan diri karena gagal membunuh Zikri. []

KOMENTAR FACEBOOK