Tak Hanya Turun Pangkat, Oknum PNS Abdya juga Terancam Cambuk

ACEHTREND.COM, Blangpidie – Meski sudah mendapatkan sanksi berupa penurunan dan tidak diberikan kenaikan pangkat selama tiga tahun, dua oknum PNS yang kepergok Selingkuh di dalam mobil Avanza di area parkir Kantor Bupati Abdya pada 11 April 2019 lalu juga terancam dengan hukuman 30 kali Cambuk.

“Meski sudah dicopot oleh bupati dan diberikan sanksi disiplin PNS, keduanya tetap diproses secara hukum syariat Islam,” ungkap penyidik Satpol PP dan WH Abdya, Delvan Arianto, kepada aceHTrend lewat WhatApps, Jumat (10/5/2019).

Dalam waktu dekat, kata Delvan, berkas RZ dan ID yang kini telah dimutasi ke Setcam Lembah Sabil dan Setcam Setia itu akan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Abdya.

“Insyaallah dalam waktu dekat berkas surat perintah dimulainya penyelidikan (SPDP) kita serahkan ke jaksa untuk tahap pertama,” ujarnya.

Delvan menerangkan, atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayah.

“Keduanya dijerat dengan Pasal 25 ayat (1) Qanun Hukum Jinayah dengan ancaman hukuman cambuk maksimal 30 kali,” jelasnya.

Dalam pasal 25 itu, jika terbukti melakukan ikhtilath atau perbuatan bermesraan seperti bercumbu, bersentuh-sentuhan, antara laki-laki dan perempuan yang bukan suami isteri dengan kerelaan kedua belah pihak, baik pada tempat tertutup maupun terbuka terancam hukuman cambuk maksimal 30 kali atau denda paling banyak 300 gram emas murni atau penjara maksimal 30 bulan.

“Memang dari beberapa kali pemeriksaan, ada beberapa bukti dan keterangan saksi yang bisa menjerat kedua pelaku. Maka keduanya diancam dengan cambuk sebanyak 30 kali,” pungkas Delvan.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK